SLIDER

5 TOPIK YANG HARUS DIHINDARI SAAT BERTEMU IBU BARU


Karena beda anak pertama dan kedua sudah 4 tahun, saya tetap masuk kedalam kategori "Ibu Baru". Di 3 bulan pertama ini jadi ingat lagi rasanya jadi ibu baru, termasuk hal yang paling disturbing yaitu: komentar dari orang sekitar! Disini saya pingin share aja sih 5 topik yang bener-bener mengganggu dan sebaiknya gak diucapkan ke ibu yang baru punya bayi. Mungkin kalau dibaca semuanya merupakan pertanyaan standard, tapi kalau didengar berulang-ulang, jujur annoying. So here it is, thing's that you shouldn't say to a new mom!:

  • Komentar tentang tangisan bayi

"Kenapa bayinya nangis? Kok nangis terus? Haus ya? Bosen ya? Perlu digantiin popok tuh! Wah mau digendong ya?"
Memang maksud sang penanya adalah perhatian, namun kalau berkali-kali setiap bayi kita nangis ditanyain terus jujur: sebel. Namanya juga bayi, cara bayi untuk berkomunikasi tentunya dengan menangis. Kalau saya tipe yang selama saya sudah susuin, sudah ganti popok, pastikan baju gak basah, dan semua aman, kalau bayi nangis gak langsung saya gendong. Terutama di car seat atau stroller. Saya sendiri tahan saja mendengar bayi nangis, kadang saya elus saja dan ajak bicara, tapi gak langsung angkat. Cuman orang sekitar selalu gregetan banget dan nanya berulang kali "Kenapa kok nangis terus?". Saya rasa unnecessary, karena itu sama aja kaya orang dewasa ditanyain "Kenapa kok bicara terus?". Bukannya saya gak mau pegang anak saya lho, kalau di rumah saya selalu peluk-peluk, gendong, dan sayang. Namun sama seperti anak pertama, kalau memang diluar rumah dan kondisinya harus di stroller, carseat, saya sama suami memang sepakat membiasakan, agar aman dan kedepannya juga lebih mudah untuk kami.

  • Komentar tentang ASI/ Formula

"Bayinya ASI? ASI nya keluarkan? Cukup memang minumnya? "
"Kok baru minum sudah minum lagi?? Emangnya gak dijadwalin? Yakin itu haus bukan cuman ngempeng aja?"
"Hah kenapa formula? Bukannya bagusan ASI?"
Kalau gak terlalu dekat dan gak tau pasti lebih baik gak komen atau bertanya tentang ASI vs Formula. Karena itu merupakan isu yang sangat sensitif. Saya rasa semua ibu berusaha memberikan yang terbaik untuk anaknya, tapi tentu perjuangannya berbeda-beda. 
Untuk saya sendiri, saya memberi ASI pada anak saya yang pertama sampai 1.5 tahun karena mengalami keguguran kehamilan kedua di usia tersebut. Untuk yang sekarang usia 3 bulan masih ASI. Alhamdulillah lancar. Tapi walaupun begitu pertanyaan nomer 1 dan  2 menurut saya cukup ganggu at times. Jujur dulu pingin jawab "Ya mana saya tau udah cukup atau gak? kan saya gak bisa lihat kedalam mulut anak saya setiap kali minum?. Itu defensif sih memang. Karena jujur saya juga khawatir, keluar gak ya. Dengan ditanyakan saya jadi takut dan kepikiran juga. 

  • Komentar tentang berat badan anak dan ibunya

"Kok kurus banget sih anakmu? Itu beneran pinter minumnya? Gak kurang? Gak perlu ditambah formula atau makan lebih cepat?"
"Wah gendut banget anakmu! Itu mah obesitas"
"Kok perutnya masih gendut, anakmu udah keluar belum si?"
Kalau komentar berat badan untuk ibunya kayanya hamil ataupun gak hamil juga pasti menganggu. Namun kalau berat anaknya ini masih berhubungan sama topik yang atas. Plus topik ini gak hanya berlaku untuk new mom aja, tapi sepanjang hidup kita sebagai seorang ibu, pasti sering banget dapet komen tentang berat badan anak. Untuk saya yang anaknya termasuk dalam percentile yang kecil, suka sedih sih. Can you please stop? Anak saya makan kok, dan rasanya cukup. Cuman ya mungkin perkembangannya lambat. Saya pernah sampai nangis juga lho takut dia ada gangguan tumbuh kembang. Namun kata dokter anaknya, selama anak aktif gak perlu khawatir. Beda kalau memang sesama ibu sedang diskusi tentang pertumbuhan anak dan tukeran rekomendasi dokter gizi/ tumbuh kembang. Kalau itu saya menghargai banget. 

  • Komentar tentang fisik anak

"Wah gak mirip sama sekali sama lo sedikitpun! 100% bapaknya ya, numpang lewat doang nih di mamanya"
"Wah ini anak laki ya? Ganteng!" (taunya perempuan)
"Ih item banget bayinya, mirip siapa nih!"
Sebenernya berat badan fisik juga sih, cuman saya pisahin topiknya karena kalau berat itu never ending drama sampai anak sudah besar. Kedua anak saya bayinya emang mirip plek-plekan sama bapake, jadi komen ini saya sudah dengar 100x. Sampai sebelum orang utarakan saya langsung bilang "Iya 100% bapaknya". Kesel sih jujur. Bukan karena mirip bapaknya ya, cuman lebih karena "Gila gw cape-cape hamil, dan melahirkan sakit-sakit masa gak ada bekasnya setitikpun". Ini paling gak enak dengernya kalau masih di rumah sakit, karena sakitnya masih kerasa banget. Kalau mau komen kaya gini tunggu lebih dari 40 hari. Or better yet, gak usah sama sekali haha.. Kecuali kalau mirip ibunya, boleh deh. Itu salah satu contoh saja, in general sih semua komentar fisik A BIG NO.

  • Komentar tentang jalan-jalan dengan bayi

"Yaampun masih kecil banget udah dibawa ke mall? Emangnya gak apa-apa?"
"Yaampun masih kecil banget udah naik pesawat??"
"Yaampun jalan-jalan sama bayi sekecil ini gak dipakein topi? Kuat banget ya.."
Ini adalah komen yang saya sendiri paling sering dengar dan datangnya selalu dari orang gak dikenal. Saya memang gak pernah 40 hari di rumah. Bukan karena bosen lho, saya orangnya betah sekali di rumah. Namun karena gak pake suster, jadi kalau memang harus keluar dan belanja, atau ada keperluan lainnya ya bayi saya bawa. Waktu Dio usia 1 minggu sudah ke supermarket, waktu Danu usia 2 minggu sudah ke mall, dan 1 bulan sudah ke imigrasi. Saya percaya bayi itu kuat sih sebenernya. Kalau di luar negri ibu gak ada yang bantu pastinya harus keluar rumah dan bayinya diajak jugakan? Nah sering banget saya sedang jalan diberentiin orang terutama ibu-ibu, nanya usia bayi lalu selalu komen tentang ini. Bahkan sampai bayinya sudah usia 3 bulanpun. 

My face be like...

Setelah membaca list diatas, pasti ada yang berfikir "Lah, lalu apa dong yang musti ditanyain kalau semua gak boleh?". Lebih baik sih hal generik seperti "Bagaimana rasanya jadi ibu baru?", jadi sang ibu bisa ceritakan sendiri hal yang memang ia mau ceritakan. Saya sendiri juga jujur suka nanya hal-hal tersebut ke teman-teman. Gak bermaksud ganggu sih, cuman karena saya sudah punya anak jadi ingin berbagi pengalaman aja. Tapi sejak nulis ini, baru sadar kalau berbagi pengalaman yang gak ditanya juga lumayan ganggu..haha. Kecuali ke teman yang memang dekat banget. 

Saran saya, kalau sama ibu baru lebih baik menunjukan perhatian dengan perilaku misalkan kirim makanan untuk ASI / hapinesss booster, atau fokus untuk mendengar bukan didengar (kecuali memang ditanya). 

Kira-kira dari list diatas apa ada yang kelewatan? Pertanyaan apalagi sih yang biasanya ibu baru paling sebal dengarnya? 

JOHNSON'S OPEN PARENT HOUR


It has been more than a week since the ABC Circle Regional Event! Still haven’t gotten the chance to complete writing the recap of the 3-day event. But I wanted to share one special occasion where I got the chance to be in a Live Facebook Talkshow with Mom Mansi Zaveri founder of KidsStopPress from India, Mom of 5 Joy Wisotto from Phillipines, and Robert Kwon, Head of Scientific Engagement for Johnson's Asia Pacific. It was a fun, educative, and definitely insightful experience! 

As a mother, no matter where you are from, we all care a great deal about all things related to our children, especially with products that our kids use daily. Safety is of course our number one priority. 

For me personally, the products I choose must fit these criteria:
  • A well-known and reputable brand
  • Enforcing strict safety standards
  • Highly recommended by friends/family 
  • And of course to a certain degree having proven the quality myself 

Once I trust a brand, I will use it for a long time. If I do use other brands, it is usually because I hear really good reviews or recommended by a friend/family. Therefore I was astonished hearing these facts about Johnson's and feel the need to share all these valuable information with you all!

In the middle of the discussion, we played an interesting game, so I would like to play with you too! Before you continue to read this article, try guessing the answer and you'll be surprised!

TRUE OR FALSE?
  1. Over 90% of industry led baby skincare research comes from Johnson’s. 
  2. Adult skin and baby skin need the same skincare and products 
  3. Ingredients used in a products work differently on baby and adult skin 
  4. Johnson’s products meet or exceed 15 global regulatory standards including European Union and United States standards. And where standards differ, Johnson’s apply whichever standard is stricter.  
YES OR NO?
  1. Natural ingredients may be harsh on baby’s skin.  
  2. Preservatives are added to baby and beauty personal care products to avoid harmful mold and bacteria that could build up in personal care products over time. 
  3. Johnson's baby puts every ingredient through a five-level safety assurance process 
  4. Moms around the world give 8 billion baths to their babies every year with Johnson’s products.  

(The cheat sheet is available in the very last row of this article, or you can learn more about safety and baby skin by reading the blogpost and watch the video here!)

Lots of people associate natural or organic with being the best and chemicals as the enemies. However Robert Kwon explained that do you remember as a kid when you played outside you got rash on your body that came from natural sources? Therefore, in both natural materials and chemicals, there will always be good and bad substances. Johnson's uses only the best of both worlds. 

Another interesting fact is about fragrances. There was a question on how Johnson's products have fragrances, while other baby products sometimes use less or no fragrance at all. I love how Robert explains "Would you say that all men are bad?" haha no. So it is the same like fragrances, there are fragrance with high allergen level that are bad, but also ones  that have no allergen level at all. Like there is different kind of people, there is different kind of fragrances. Only the best fragrances are used in the making of Johnson's products, those that are proven to be safe for baby skin, and stimulate their senses. I truly agree with this statement because my toddler uses the active fresh and it does smell fresh, and energetic. While the bed time range, smells soothing and really good for sleeping. As a mom who loves making sensory play for kids, I believe that all senses are important, and this includes smell. 

After that Robert showed a demonstration of grapes and oranges as to show the differences between baby and adult skin. Both fruits have skin, however they are very different. What happens if you leave orange skin overnight? It will dry out and harden. Baby skin is like orange skin because it is delicate and very easy to dry out. However if we leave grape out overnight, it will still be the same. It is similar to adult skin that is very good in preserving moisture. These differences are very important to remember, so we will treat baby and adult skin differently.

The discussion went on for 45 minutes, and for those who are interested you can watch the full video here! In the end there was one question for me that was slightly off topic, but worth to share here! "How do you manage to travel on a work trip with a toddler and a 2 month old baby?" Haha.. My response was very simple "I have a wonderful husband! He took care of my two boys during the 2 days with no complaints!". I have to mention this because without him I wouldn't be able to come to the Regional Event, and be part of this wonderful Open Parent Hour. 

Wishing that I could do more collaborations with other moms across the country and also globally. Hopefully we can see more of each other in the near future. Thank you Johnson's for this opportunity! 



ANSWER:

TRUE - FALSE - TRUE - TRUE
YES - YES - YES - YES

KINDERHAVEN PLAYHOUSE & LIBRARY, GADING SERPONG


Hari Sabtu kemarin, saya mendapat kesempatan exclusive play experience di Kinder Playhouse & Library sebelum buka untuk umum pada tanggal 8 July 2017. Kinder Playhouse & Library ini sesuai dengan namanya, merupakan area bermain dan perpustakaan yang di managed oleh Kinderhaven Preschool. Saya menghadiri area bermain ini dengan Irna dan Arninta bersama anak-anak mereka. I got to say that it is one of the best playground I've ever been to (according to me), walaupun gak terlalu besar, tapi areanya terbagi-bagi jadi berbagai macam tema, dan terinspirasi dari 3 elemen geografi di Montessori yaitu daratan, udara, dan air. 

SPACE ADVENTURE
Age: 2yo+
Description: Light & Shadow Sensory Play
Kami hadir pukul 10, dimulai dengan sesi story telling di Space Adventure area dengan book of the month: Press Here by Herve Tullet. Ruangan ini terinspirasi oleh Reggio Emilia's Educational Philosophy yang fokus kepada child-led approach. Banyak sekali alat peraga yang memang sudah masuk wishlist aku di ruangan ini! Paling favorit oleh anak-anak tentunya light table yang dilengkapi dengan Magnatiles dan magnet wands. Disini sendiri saja anak-anak bisa lama sekali eksplorasi warna, bentuk, cahaya, dan bayangan!


UP, UP, AND AWAY
Age: 1yo+
Description: Children's Library
Setelah story telling, kami lanjut ke Up, Up, and Away yaitu perpustakaan anak yang designnya keren banget. Pilihan bukunya juga curated dan bagus-bagus banget! Perpustakaannya nyaman banget, aku aja betah banget lama-lama disini. Kemarin kami membuat art and craft masih satu tema dengan buku Press Here yang tadi. Jadi anak-anak bebas membuat berbagai macam bentuk menggunakan dot bewarna merah, biru, kuning dengan jepitan dan kapas. 

Nah sekarang kita masuk ke area utamanya yaitu playground yang ditunggu-tunggu banget sama anak-anak. Dari masuk ruangan ini Dio udah terdistract dari story telling dan art-nya, karena buru-buru pingin main.


FUNKY FARM
Age: 1.5 yo and under
Description: Motoric & Sensorial Play
Ini salah satu alasan kenapa aku nyatakan bahwa pembuatan playground ini dipikirkan dengan baik. Aku ingat sekali dulu saat Dio sudah mulai merangkak dan belajar berjalan usia 8 bulanan aku ingin sekali bawa ke tempat bermain. Tapi kebanyakan tempat bermain hanya mengakomodir anak yang lebih besar, sekitar 3 tahun keatas. Kalau bayi-bayi main di tempat yang sama pasti akan keinjak-injak dan gak nyaman. Nah disini ada area yang dikhususkan untuk anak usia dibawah 1.5 tahun. Idealnya sih 6 bulan keatas ya, namun untuk yang punya 2 anak atau lebih, terutaman masih bayi. Kaya saya dan Irna, enak banget karena baby bisa ditidurin atau main di area itu (dengan pengawasan tentunya).


OCEAN IN MOTION
Age: 1.5yo+
Description: Motoric, Sensorial & Constructive Play
Di area ini anak dapat melatih koordinasi dari pergerakan tubuhnya. Ada kapal berisi kolam bola, merangkak ke dalam paus besar, serta balok biru. Balok ini merupakan open ended play, jadi dapat dibangun-bangun menjadi berbagai macam bentuk. Keona membuat mobil-mobilan dibantu oleh para pengawas yang ada disitu. Seru banget bermain sambi mengasah kreativitas!

 

WILDLIFE WONDER
Age: 2.5yo+
Description: Motoric Play
Tema wildlife ini merupakan area gross motor skill, dimana anak bisa bergelantungan, memanjat dan berjalan diatas titian untuk melatih keseimbangan. Ada boneka besar jerapah, kangguru, dan paling gemas pandanya ini bisa bergerak.


BEACH HEAT
Age: 4+
Description: Motoric Play
Area ini merupakan favorit Dio, karena ada istana tinggi dimana ia bisa merosot kebawah. Gak bosan-bosan Dio naik turun perosotan sampai lebih dari 30x. Cuman di area ini baiknya memang anak usia 3 tahun kebawah gak naik sih, karena areanya cukup tinggi dan perosotannya juga cukup kencang. Bagusnya area ini diawasi, dan ditaruh bantal diujungnya supaya anak kalau merosot terlalu cepat gak ketabrak.


OTHER FACILITIES
Kids & Adults Toilet
Karena berbasis Montessori, dan dalam Montessori anak di encourage untuk mandiri. Disini ada kids toilet yang gemes banget. Area cuci tangannya pun selevel dengan tinggi anak. Lalu ada juga adult toilet toilet dewasa yang terpisah. karena Dio sudah bisa ke toilet sendiri, fasilitas ini penting banget untuk saya. Plus biasanya kalau didalam sini saya gendong atau sedang menyusui si adeknya, jadi enak banget gak perlu saya bantu dia bisa sendiri. 

Nursing room
Untuk yang punya anak dibawah 2 tahun, fasilitas ini penting banget. Walaupun bawa nursing cover dan relatif nyusu dimana-mana, tapi kalau ada sofa nyaman itu penting. Selain itu ada changing table juga jadi saya bisa gantiin popok. Seneng dan betah sekali disini. 



Kenapa kok playground ini terbagi areanya dan ada guideline usia? Karena memang setiap permainan sudah dipikirkan dengan baik dan disesuaikan dengan tumbuh kembang anak berdasarkan usia. Tentu karena areanya bercampur ya kita gak bisa batasin anak usia berapa main yang mana. Itu mengapa kalau masuk kesini 1 anak sudah termasuk 1 pendamping. Selain itu dibeberapa area pun sudah ada yang mengawasi. Untuk lokasi playground ini sendiri ada di Bez Plaza Gading Serpong, dekat sekali dengan Scientia Park. Mulai tanggal 8 July 2017 nanti akan buka pukul 9.30-17.00 setiap hari Senin-Sabtu. Lengkap biaya masuknya ada di foto dibawah, namun kalau mau lebih jelas lagi langsung cek disini.


Disclaimer: Review ini saya tulis dengan kondisi playground yang kosong, jadi nyaman banget. Pastinya kalau sudah lebih ramai berubah lagi mungkin point of view-nya. Karena tempat apapun yang terlalu ramai tentunya gak nyaman. Namun nanti kalau sudah buka untuk umum, jam bermainnya akan dibatasi dalam sehari 3 jam untuk setiap anak. Semoga dengan begitu kondisi akan tetap menyenangkan!


·
OLDER
© Productive Mamas Blog