SLIDER

TEETHER


Dulu Dio sama sekali gak suka gigit teether. Gak tau juga kenapa. Apa karena aku beli yang bentuknya kurang nyaman untuk dia, atau gimana. Setiap beliin teether selalu dibuang, tapi mainan dan benda sekitar digigit-gigit juga. Namun berbeda dengan adiknya Danu yang dari usia 2-3 bulanan sudah segala macem digerogotin. Akhirnya dari pada gigitin benda aneh-aneh, walaupun sudah sempat pesimis sama teether, aku akhirnya memilih teether dari Dr.Brown's.

Kenapa teether dari Dr.Brown's? Pertama karena bentuknya gemas, hehe. Namun yang terpenting teether ini di design oleh Pediatric Dentist sehingga memang dibuat untuk kenyamanan gusi bayi, dan BPA free tentunya. Teether ini juga aman untuk dimasukan ke freezer supaya dapat membeku jadi es. Dengan begitu saat teething atau mau tumbuh gigi, mengurangi rasa gatal atau sakit yang dirasakan anak. 

Untuk anak usia dibawah 3 bulan aku sarankan yang Flexees Ergonomic Teether karena mudah dipegang anak. Selain itu ada fitur gerigi yang membantu meringankan gatal karena tumbuh gigi tadi. Untuk anak diatas 3 bulan dengan motorik halus lebih baik, serta sudah dapat memegang benda dengan mantap, bisa memilih opsi lain seperti Coolees Soothing Teether yang semangka ini.

Karena Danu sekarang sudah makan, saya juga selalu sedia tooth & gum wipes untuk membersihkan dalam mulutnya setiap habis makan kalau berpergian. Wipes ini bebas dari fluoride (food grade) dan terbuat dari bahan alami, bebas dari alkohol dan parabens.


Here are some of my favorites, what's your favorite Dr.Brown's products?

BATH PAINT!


Dari minggu lalu Dio batuk pilek gak sembuh-sembuh. Salah satu home remedy yang sering saya lakukan adalah uap menggunakan essential oil plus diffuser atau minyak kayu putih pakai air hangat. Berhubung essential oil lagi habis, saya coba uap di kamar mandi menggunakan ember air panas diteteskan minyak kayu putih yang banyak. Nah karena Dio sudah usia 4 tahun, mana betah ya duduk di kamar mandi berlama-lama, namun kalau dikasih main air juga takut masuk angin. Akhirnya kepikiran buat bath paint, supaya anaknya betah berlama-lama kena uap, agar si ingusnya segera meler. Ini merupakan posting yang sangat pendek, tapi ingin saya abadikan disini untuk mama yang ingin cari permainan aman dan menyenangkan yang bisa dimainkan di kamar mandi.

Bahannya mudah banget. Hanya perlu sabun, disini saya pakai sabun Johnson's milk + oats favorit saya pribadi. Dibanding yang lain wanginya cukup strong dan dewasa tapi melembutkan. Jadi jujur ini sabun sering kali saya yang pake..hahaha. Kenapa pilih yang ini? Karena warnanya putih dan teksturnya agak kental sehingga cocok banget untuk dijadikan "paint".

Selain sabun, untuk mewarnai kita perlu pewarna makanan apa saja. Tips dari saya sih pakai pewarnanya satu tetes saja, karena pewarna makanan itu pekat sekali dan menempel di kulit. Jadi sebisa mungkin teteskan super sedikit agar warnanya gak terlalu pekat.


Untuk yang ingin tekstur lebih kental, bisa tambahkan tepung sedikit saja. Hasilnya memang gak persis cat yang dijual dipasaran, tapi anaknya tetep happy kok bermain. Yang terpenting sih betah berlama-lama di kamar mandi saat di uap! Selamat mencoba :)

COBYHAUS: PLAYMAT BAYI YANG AMAN DAN NYAMAN


Ada yang ingat gak, sekitar setahun lalu saya pernah post video sedang menjatuhkan telur ke playmat bayi di Instagram?  Nah ini dia playmat Cobyhaus favorit keluarga saya! Akhirnya setelah 1 tahun hadir untuk keluarga di Indonesia, Cobyhaus mengadakan grand launching-nya sekalian mengumumkan kolaborasinya dengan Fisher Price untuk playmat Pure Living di Lucy in the Sky, SCBD pada tanggal 7 September 2017. Untuk yang punya bayi dan sedang mencari playmat, berikut saya akan berikan sedikit review mengenai Cobyhaus, serta beberapa foto dari acara kemarin.

Menurut saya playmat bayi merupakan investasi jangka panjang. Jadi memang harganya akan cukup mahal, tapi worth it. Karena saya punya juga beberapa playmat jaman Dio kecil yang murah, belinya asal aja karena buru-buru gak pake research. Ternyata saat buka dari plastiknya, catnya bau dan gampang ngelupas, mat-nya juga tipis sehingga gak aman untuk bayi baru belajar merangkak. Nah dari pada saya punya 3 alas main tipis dengan kualitas yang kurang baik, mending sekalian nabung untuk punya Cobyhaus yang memang terjamin aman karena BPA Free, sudah di tes dan melewati standard internasional seperti  CE, MC, dan SGS.

So far puas banget dengan playmat ini karena masih awet banget sampai sekarang. Kami punya 2 untuk ditaruh di kamar saya dan dibawah. Yang paling penting adalah playmat ini selain aman, juga ringan, jadi diseret kemana-mana kalau mau dipindah ruangan juga mudah. Walaupun tipis, tapi sudah teruji aman dipakai saat anak belajar merangkak. Jadi waktu awal-awal Danu merangkak dan menjatuhkan kepalanya gak apa-apa. Plus motif-motif barunya gemas banget alias kekinian, jadi ditaruh di rumah gak merusak pemandangan. Jujur saya punya 2 yang motif Disney dan yang kekinian tersebut. Untuk yang Disney cukup diruang main anak karena menurut saya agak keramean motifnya, namun yang kekinian bisa ditaruh di ruang tamu maupun kamar saya untuk anak-anak main. 

Selain playmat, Cobyhaus juga memiliki pagar, perosotan, dan UV sterilizer. Namun untuk yang ini saya belum bisa review karena gak punya. Bisa langsung cek websitenya disini untuk yang penasaran. 

 
Photos courtesy: @adyakirana
·
OLDER
© Productive Mamas Blog