SLIDER

ARNINTA: PR MANAGER & ACTIVE MAMA OF 2



Kali ini PM mau ngobrol sama mama super aktif @Arninta! Kalau rajin ikut kegiatan anak di kisaran Jakarta, hampir gak mungkin gak ketemu sama ibu yang satu ini. Selain seorang ibu dari Raya (5tahun) dan Garda (2tahun), Ninta juga memiliki entusiasmenya yang tinggi di dunia pendidikan sehingga ia rajin volunteer di berbagai macam program, dan merupakan PR Manager dari Nutrifood. Siapa yang sudah nonton Instastory takeovernya minggu lalu? Kalau ketinggalan masih bisa cek di highlights atau langsung aja yuk simak interview PM dengan Ninta dibawah ini...

Hi Ninta! Boleh ceritakan tentang perjalanan karir kamu, mulai dari lulus kuliah sampai sudah punya anak? Apakah ada perbedaan sebelum dan sesudah?
Halo! Jadi aku dulu kuliah S1 Teknik Industri. Namun ditengah sedang kuliah ternyata aku menemukan passion di Public Relations. Waktu semester 6 aku sudah keterima kerja part-time di Nutrifood, namun baru full time saat semester 8 akhir. Beruntung sekali rasanya, begitu masuk Nutrifood diberikan kesempatan untuk explore passionku tersebut. Hingga saat ini aku menjadi PR & Event Manager untuk seluruh brand di Nutrifood Indonesia.

Lalu 6 bulan setelah bekerja, aku juga memperdalam ilmuku dengan mengambil kuliah S2 magister management in communication.


Selain sebagai PR, kamu juga aktif volunteer ya? Apa saja sih program volunteer yang kamu jalani? Lalu apa yang membuat kamu tertarik untuk bergabung ke program-program tersebut?

Jadi sejak dulu, aku memiliki ketertarikan besar di bidang pendidikan. Makanya untuk kegiatan volunteering, aku fokus ke bidang tersebut. Kenapa aku tertarik untuk volunteer? Awalnya karena mungkin karena sejak kecil terinpirasi oleh Ayahku yang selalu memberdayakan lingkungannya lewat berbagai kegiatan. Selain itu, makin ke sini semakin yakin bahwa prinsip happiness itu bukan hanya ada di diri kita sendir, namun bagaimana membuat diri sendiri juga bermanfaat buat orang lain. Melihat orang lain berdaya itu merupakan ‘bahagia’ yang berbeda. Aku merasa hidupku lebih meaningful dengan volunteer ini.

Makanya sejak kuliah juga, aku sudah menjadi ketua departemen sosial di organisasi kampus dan berlanjut saat ini kegiatan volunteerku antara beberapa kali ikut mengajar di Kelas Inspirasi Indonesia Mengajar, aktif di kepanitian Pesta Pendidikan hingga menjadi volunteer fasilitator pendidikan keluarga di Keluargakita.com.

Luar biasa! Kalau untuk bagi waktunya sendiri, bagaimana itu menyelipkan volunteer, dengan kesibukan bekerja dan mengurus anak?
Soal bagi waktu aku memiliki 3 prinsip yaitu Menentukan Prioritas, Membuat Planning, dan Konsisten.

Jadi dalam segala hal termasuk kegiatan volunteering, aku ‘memilih’ yang benar2 aku cintai, selalu tepat waktu dan karena sudah milih untuk memanfaatkan ‘me time’ dengan kegiatan ini, berarti harus memilih untuk fokus di 1 kegiatan dalam satu waktu agar tidak keteteran.

Apa yang membuat kamu tertarik di bidang pendidikan?

Titik baliknya saat aku usia 17 tahun, aku membaca cerita tentang sekolah ibu kembar yang didirikan di tengah pembuang sampah Bantar Gebang. Waktu itu aku mengajak teman-teman SMA-ku untuk merayakan ulang tahun sederhana disana. Pengalaman tersebut sangat amat berkesan buat aku, karena melihat sendiri dampak pendidikan ternyata bisa merubah mindset seseorang dari hal sekecil apapun. :’)

Wah kagum sekali dari SMA sudah tergerak dalam bidang sosial dan pendidikan. Nah tentunya, banyaknya kegiatan yang bisa kamu lakukan walaupun menjadi seorang ibu, gak luput dari support system yang baik ya, setuju gak? Pingin tau nih siapa saja support system terpenting dalam hidup kamu?

Setuju bangeeet! Support system aku yang utama itu keluarga, mulai dari suamiku yg hands on sama anak-anak, dan urusan rumah tangga, kemudian orang tua serta mertua yang bisa mengawasi anak-anak saat aku kerja, atau menjemput mereka saat aku enggak bisa.

Selain itu untuk urusan rumah aku ada mbak rumah, dan 1 lagi mbak untuk menjaga adik garda terutama saat dititip ke mertua saat aku kerja. Belum lagi lingkungan kantor yang sangat support dengn keadaan work from home di saat tertentu. Ibu bekerja tanpa support system itu tidak mungkin berfungsi dengan baik. Merasa sangat amat beruntung serta sangat amat bersyukur dengan kondisi support system yang aku miliki pada saat ini.


Setuju! Kalau dengar ceritanya rasanya gak cukup 24jam untuk kegiatan segitu banyak, namun Ninta boleh gak ceritakan 'A DAY IN A LIFE' ala Ninta itu gimana sih?
Keseharian aku sebenarnya sama saja seperti ibu-ibu pada umumnya. Bangun tidur mengurus anak-anak yang mau sekolah, lalu mengantar, dan lanjut kerja+olahraga (tp 2x seminggu untuk olahraga), selesai kerja aku pulang ke rumah ngejar pakai gojek, lanjut makan malam+solat magrib jamaah. Bedtime routine kami belajar dan baca buku sama anak-anak.

Photo credit: @petite.zosia
Tadi sudah bahas seputar pekerjaan, kalau motherhood nih. Menurut kamu apa sih momen yang paling membahagiakan dari menjadi seorang Ibu?
Berusaha jadi orang yang lebih baik bukan hanya demi keluarga dan anak-anak tapi juga buat diri sendiri. Lalu paling menyenangkan adalah selalu ada yg ‘ngusel2’ kalau malam hehehe berhubung masih pada kecil ya!

Untuk aktivitas favorit yang biasa kamu lakukan untuk quality time sama anak-anak?
Weekend time selalu jadi quality time sama mereka. Tapi ada juga quality time kecil-kecil setiap harinya, misalnya saat antar atau jemput sekolah, membacakan cerita saat mau tidur, sampai menyempatkan jalan-jalan berdua saja sama masing-masing anak. Contohnya kemarin, aku nyalon berdua sama kakak Raya, dan adek Garda main ke playground sama ayahnya.

Setuju banget bahwa one-on-one time sama pentingnya ya dengan quality time bersama semuanya. Tadi sudah bahas yang senang-senang, sekarang yang paling sulit atau menantang dari menjadi Ibu itu apa sih menurut Ninta?
The hardest itu buat aku mengelola emosi! Huhuh aku tuh orangnya dasarnya enggak sabaran. Kalau ketemu anak-anak, yang benar itu adalah merespon dengan tepat sesuai kebutuhan mereka, tapi kalau sedang capek suka lupa kelepasan emosi, padahal kan yg bikin capek bukan mereka :( Jadi kalau sudah begini, paling bener merespon dulu kebutuhan diri sendiri, me time dengan olahraga misalnya selalu jd mood booster buat kelola emosi aku.

Sedangkan most challenging part-nya justru manajemen waktunya, dengan keadaan Jakarta yang super macet aku berusaha banget enggak kehalang sama hal tersebut, jadi sebisa mungkin pakai ojek online agar cepat sampai di rumah. Selalu berusaha memanfaatkan berbagai aplikasi (belanja/olahraga/belajar) agar waktu optimal, kerja efektif, sehingga dapat sepenuh hati sepenuh tubuh sama anak-anak. Beda banget lho rasanya saat kita fokus sama anak-anak aja dibandingkan dengan ada di depan anak tapi pikiran kemana-mana. Ini yang aku terus perbaiki dari waktu ke waktu, wish me luck yaaa!

Berarti memang me-time itu essential banget ya untuk kamu. Menurut kamu seberapa besar sih proporsi me-time yang ideal menurut kamu?

Iya pastinya sangat amat penting, asal cukup porsinya. Buat aku sendiri me-time itu olahraga 2x seminggu biar tetap fit, sama kegiatan volunteering seperti yang kuceritakan diatas. Setiap orang pasti punya artian me-time yang berbeda-beda. Seringkali teman-teman di kegiatan volunteer itu menjadi sahabat baik sampai sekarang :)

Ohiya me-time yang kulakukan di rumah sejak menikah 7 tahun lalu adalah menulis blog, boleh lho mampir ke arninta.blogspot.com kapan-kapan!


Thank you so much for sharing your stories! Terakhir sebelum udahan, boleh gak minta definisi kamu akan 'Productive Mamas' versi kamu?
Buat aku sendiri, menjadi produktif itu tergantung kemauan, harus punya tujuan dan konsisten dengan action plan-nya. Namun sejak mengenal konsep Ikigai - a japanese concept meaning “a reason for being”, percaya banget bahwa apapun yang kita kerjakan jika kita cintai dan profesional dapat memenuhi kebutuhan hidup, serta yang terpenting juga bermanfaat untuk orang banyak. Itu definisi Productive Mamas menurut aku. Termasuk dalam mencapai tujuan keluarga kecilnya maupun di berbagai peran dalam kesehariannya :)

*All photos attached are Arninta's Personal Photos. Click here to see more on her blog!

No comments

Post a Comment

© Productive Mamas Blog