SLIDER

MPASI DANU SEHARI-HARI

  • 09 December 2017


Danu (usia 8 bulan sekarang) anaknya cukup moody masalah tekstur makanan. Dia gak pernah terlalu suka puree yang sangat halus ataupun makanan berkuah yang lembek-lembek. Jadi dari pertama kali makan, kalau diblender yang texturenya sedang, atau BLW (Baby Led Weaning) sekalian. Nah aku sempat dapat beberapa DM di Instagram yang menanyakan seperti apa sih makanan sehari-harinya Danu? Lalu enaknya bagaimana agar anak mendapatkan gizi seimbang. Disini aku bukan sebagai dokter ya, tapi share pengalaman pribadi saja. Aku mau share kombinasi makanan 4 bintang yang biasanya Danu makan, serta sedikit review mengenai 4 in 1 Philips Avent Baby Food Maker. 

Sejak memasuki usia 6.5 bulan Danu sudah diperkenalkan dengan menu 4 bintang. Apa sih menu 4 bintang? Menu 4 bintang adalah makanan yang terdiri dari protein hewani, protein nabati, karbohidrat, dan sayur (plus lemak tambahan. contohnya: unsalted butter / olive oil / coconut oil / santan buatan sendiri). Walaupun awalnya sempat picky eater namun lama kelamaan, ia bisa lahap juga makannya. Kenapa usia 6.5 aku sudah kenalkan protein hewani? Belajar dari pengalaman anak pertama yang kurang suka protein. Karena aku telat sekali, baru memperkenalkan protein di bulan ke 9. Dulu khawatir takut belum kuat dan sebagainya, padahal anak sudah perlu protein hewani dan 
nabati se-early mungkin agar gizinya seimbang. 

Untuk makanan Danu sendiri di 6 bulan pertama aku banyakan kukus saja. Selain mengukus itu praktis, tapi juga agar nutrisi pada makanan tidak berkurang banyak. Mengukus adalah metode memasak dengan cara yang sehat. Makanan yang terlalu matang tidak hanya mengurangi rasa, namun juga dapat mengurangi kandungan gizi yang terdapat di dalamnya.  

Beberapa kombinasi favorit Danu adalah daging tipis atau cacah dikukus, dicampur dengan kentang atau ubi untuk karbohidratnya lalu diberi tambahan sayurannya wortel, labu siam dan brokoli. Bisa di steam lalu dicampur jadi satu, ataupun kalau BLW di kukus begitu saja. Drizzle dengan olive oil atau coconut oil untuk dagingnya sebelum di steam. Buahnya dimakan untuk snack time, sekitar 2 jam setelah makan.  Kalau sedang bosan dengan protein hewani, Danu juga rajin mengkonsumsi tempe ataupun tahu, yang kadang digoreng kadang di steam. 


Untuk alat membuat makanan bayi yang ingin aku review kali ini adalah 4in1 Philips Avent Baby Food Maker. Food maker ini praktis sekali, karena dalam satu alat memiliki 4 fungsi yaitu mendefrost (menghilangkan bekuan es) makanan, menghangatkan kembali, mengkukus serta memblender. Sebagai ibu-ibu kan kadang kita suka terlupa ya keluarkan makanan dari freezer, jadi kalau sedang buru-buru jadi gak usah menunggu lama sampai daging mencair, bisa langsung aku defrost dulu dengan alat ini.  

Sebagai ibu kita juga harus memikirkan cara praktis dan efisien dalam menyiapkan makanan anak. Jadi aku sering memasak makanan anak sekaligus untuk malam. Sehingga nanti malamnya aku tinggal panaskan menggunakan 4in1 baby food maker ini. 

Selain itu terpenting juga bahwa 4in1 Philips Avent Baby Food Maker ini BPA Free, partsnya gak ada yang kecil-kecil sehingga mudah dicuci, cara pemakaiannyapun gampang banget. Kalau mau ditinggal juga ada bunyi beep yang menandakan saat makanan telah matang.  

Mumpung sebentar lagi hari ibu, aku lihat dari Facebook Philips Avent ID lagi 
mengadakan kompetisi foto #ApresiasiCintaBunda. Kompetisi ini berhadiah produk Elektronik dari Philips Avent total senilai Rp 100 juta dan hadiah pemenang mingguan berupa voucher belanja & hampers dari Philips Avent. Mau tahu caranya? Baca syarat dan ketentuan di www.philips.co.id/acb. 

Jangan ketinggalan untuk ikutan ya Mam! :) 

No comments

Post a Comment

© Productive Mamas Blog