SLIDER

BATASAN MENONTON YOUTUBE & REKOMENDASI CHANNEL EDUKATIF UNTUK ANAK


Jadi untuk yang kenal aku pasti tau Dio itu hampir gak pernah nonton YouTube. Sempet pernah sih 2 mingguan waktu aku hamil anak kedua, tapi karena perilakunya jadi disaster, jadi aku stop total. Dio masih ada waktu screen time kalau weekend saja boleh nonton tapi di TV dengan film yang sudah kami download. Kenapa pakai film di download? Karena bisa lebih dibatasi jumlah nontonnya. Nah baru-baru ini aku menemukan beberapa channel You Tube yang edukatif dan beneran bagus untuk anak-anak sehingga kepingin share list-nya disini. Tapi sebelum aku share mengenai channel-channel ini, aku ingin memberikan guideline dulu sih dalam menonton You Tube yang aku terapkan ke keluarga aku.

Sebelumnya banyak teman yang suka tanya, "Kenapa sih anti banget sama YouTube untuk anak? Padahal banyak manfaatnya kok! Anak gw jadi bisa baca, kenal warna, dan kosa katanya bertambah karena YouTube lho". Saya bukannya bilang ini 100% buruk, cuman dampak ke anak saya sendiri sangat amat gak bagus, seperti yang saya pernah cerita disini, intinya jadi pasif dan mudah tantrum. Saya pernah cerita juga kalau sebelum bertemu suami, saya orangnya mager berat, itupun karena kebanyakan streaming online dan nonton TV. Saya bisa lho dulu di rumah dari pagi setelah suami berangkat kantor sampai suami pulang kantor masih duduk di sofa nyalain TV atau streaming di laptop, gak mandi, cuman masak aja sama makan. Segitu magernya, bayangkan! Intinya saya gak ingin sih anak saya mendapat sifat mager dan pasif saya itu. Btw kalau saya lagi jarang update blog, selain either sakit, atau rempong sama anak, itu biasanya karena keasikan streaming online..hiks. Sayapun masih belajar untuk mengurangi banget segala macam screentime untuk diri sendiri!

Memang gak bisa dipungkiri kok, ada juga manfaat baik dari YouTube kalau dipakai dengan baik, DAN TIDAK BERLEBIHAN. Berikut rules keluarga kami yang mungkin bisa berguna untuk keluarga lainnya ya:

  • Jangan jadikan YouTube kompenasi dari perilaku yang kurang baik. Misalkan anak sedang teriak-teriak, atau merengek lalu kita kasih nonton supaya diam. 
  • Jangan jadikan YouTube teman anak bermain saat sedang diluar rumah (ini termasuk dijalan, saat lagi makan, saat kita dirumah saudara - karena ingat gak sih masa kecil kita saat dirumah saudara ya ngobrol sama sepupu atau tante om. Kalau lagi makan juga waktunya kita menikmati makanan, kalau dimobil juga ada permainan seperti menghitung mobil atau mencari warna. Biarkan aja kalau dia mau main sama tissue, botol kosong, atau apa yang ada di sekitarnya. Suka ditanya "Ya tapi kalau anaknya rewel banget gimana dong?". Ya anak rewel emang  Dengan kita ngasih gadget itu shortcut sih, anak jadi gak punya ability untuk menenangkan dirinya sendiri atau menghibur dirinya sendiri. Keinginan untuk interasi sama anak seusianya ataupun yang lebih besar juga berkurang. Jadi yang musti kita pikirin long term effect-nya.)
  • Nonton sambil makan is a BIG NO. Ini paling evil sih menurut aku. Karena kalau pernah ikut workshop makan sehat, makanan itu harus dikunyah cukup lama agar dapat diproses sama tubuh kita dengan baik. Kita juga harus bisa menikmati rasa makanan agar di signal ke otak. Supaya kita bisa merasakan kenyang juga. Kadang sering ngerasa gak sih kalau udah makan banyak banget kok masih laper terus? kemungkinan sih selain makanan yang dimakan kurang bergizi yang imbang, kita juga makan sambil ngerjain yang lain-lain sehingga signal kenyang belum nyampe ke otak.
  • Batasi tontonan anak dengan terukur yang jelas - menit atau jumlah film setiap sebelum mulai screen time. "Hari ini kakak cuman boleh 1 jam ya nontonnya / Hanya boleh 2 film pendek ya kak setelah itu sudah". Selama anaknya masih toddler lebih baik di download lalu pasang di TV, karena kontennya bisa kita control. Banyak banget video anak yang kartun tapi gak appropriate. Banyak juga yang appropriate aja sih,tapi necessary gak sih untuk ditonton berulang-kali? Kaya contohnya baby shark, sekali duakali ditonton baguslah nambah kata-kata shark, grandma, grandpa, daddy, mommy (yang sebenernya kita udah dapet juga dari berinteraksi sama keluarga sehari-hari). Tapi kalau ampe 100x dalam seminggu? Apa perlu?
  • TERJADWAL. Walaupun list yang saya kasih dibawah cukup edukatif tapi bukan berarti juga bisa nonton sepanjang dan setiap hari. Saya tadinya gak membolehkan Dio nyalakan TV dan gadget sama sekali kalau weekdays, lalu kalau weekend sehari paling banyak boleh 2 film panjang dibagi 2 x nonton. Sekarang sejak tontonannya lebih berbobot, saya membolehkan Dio untuk nonton boleh 3x di weekdays tapi HANYA  2-3 video pendek (2-3 menit) mengenai agama/bahasa atau pengetahuan umum. 
  • SELALU DIAWASI. Bukan berarti diplototin sepanjang film ya, cuman juga jangan dikasih playlist lalu ditinggal begitu saja, terutama untuk yang pegang hp/ipad sendiri. Setiap 15 menit mungkin perhatikan aja, karena seringkali anak bosan dan dengan cepat mengganti-ganti video sesuka hati. Banyak sekali content yang tidak appropriate dalam bentuk kartun sekalipun.

Diatas ini saya sharing pengalaman pribadi ya, jadi bukan mau menyinggung pihak manapun yang memberikan anaknya nonton. Sayapun jujur sulit banget mengontrol DIRI SENDIRI, dibanding ke anak. Jadi we all have our own struggle. Kalau saat membaca ini dalam kepala langsung "Yahhh itu gw lakuin semua, gimana ya, kan udah terlanjur.. Anak gw udah addict sama gadget mau diapain lagi?". Bisa coba tonton video saya disini ya, saya sempat share 7 tips yang saya lakukan saat Dio sempat mayan addict sama iPad dan tontonan YouTube, gara-gara beberapa bulan pertama kehamilan anak kedua saya mual banget dan gak bisa ngapa-ngapain. 

"Apple does not fall far from the tree". Tentunya walaupun sudah dibatasi anak saya kecintaan banget sama yang namanya nonton. Nonton TV tuh dia bahagia banget, ya gimana enggak?, pas hamil dia saya cuman nonton TV dari pagi ampe sore. Anak saya tipenya juga mudah sekali menyerap perkataan yang ada di film. Makanya saya cerewet banget sama pemilihan film dirumah orang tua saya. Karena begitu dikasih nonton yang kurang baik itu saya bener-bener bisa tau lho tanpa dikasih tau. Malamnya pasti perilaku dan perkataan anak saya langsung banyak yang baru. Kalau saya dulu tipenya walaupun nonton TV terus tapi tetep gak ada yang nyerep. Cuman dapet magernya aja, tapi gak perah mudeng informasi yang penting-penting. Kaya sampe sekarang kalau nonton bioskop saya inget ceritanya tapi gak pernah inget sama nama-nama pemainnya kecuali sudah 3-5x nonton. Tipe anak kan beda-beda ya makanya kita harus hati-hati. Akhir-akhir ini saya mulai merasa kartun-kartun yang ada dipasaran membuat Dio jadi lumayan kasar dan ngomongnya aneh-aneh , walaupun sudah selective sekali. 



Lalu tiba-tiba minggu lalu sempat dikasih link channel YouTube sama suami yang isinya kece-kece. Sempat ngobrol sama Irna juga dan dapat rekomendasi dari Irna. Kok bisa-bisanya gak tau selama ini! Taunya video kartun nyanyi-nyanyi doang makanya gak pernah nyalain YouTube untuk anak. (Bukannya video isi lagu anak-anak gak penting ya, tapi kalau denger lagu biasanya kami pake speaker, jadi gak perlu ditonton gitu). 

Berikut rekomendasi video edukatif untuk anak. Menurut saya sih video dibawah bisa banyak manfaatnya, terutama kalau di download lalu dimasukin USB dinyalakan saat anak-anak dititip rumah nenek-kakeknya. Daripada nonton yang aneh-aneh yakan? Ohiya list dibawah ini cocok untuk 3 tahun keatas, kalau untuk baby sampai 2 tahun baiknya gak terpapar screentime sama sekali sih menurut American Academy of Pediatrics, anak diatas 2 tahunpun hanya boleh sejam setiap harinya, bisa dibaca disini:

1)Sci Show Kids
My personal favorite! Sebagai anak yang dulu gak suka belajar dan sukanya nonton TV, kalau udah ada ini dari dulu mungkin kulebih mudeng di sekolah. Penjelasannya enak banget, dengan animasi yang menarik tentang berbagaimacam hal yang terjadi disekitar kita, mulai dari space, human body, science experiment, animals, and machines!



2) Peek a Boo Kidz - Dr.Binocs Show
Ini setipe banget sama si Sci Show Kids, namun Dio lebih suka karena full animasi. Ini rekomendasi dari Irna. Kalau favorit aku sama Dio season 2, yang seri inventions, jadi ada invention of train, bulb, video game, paper, and so on.



3) Alphablocks
Don't judge a book by it's cover. Jadi pertama kali lihat channel ini saya langsung gak suka sih, soalnya bentuk kartunnya terlalu warna warni dan distracting banget. Tapi setelah ditonton ternyata kartun ini ngajarin PHONICS toh. Kebetulan udah segala cara saya coba sama Dio mulai dari pre-writing skill di pasir warna, bentuk-bentuk pakai playdough, sama tracing juga dia gak tertarik. Jadi akhirnya barusan aja saya bolehkan nonton si Alphablocks ini kayanya lumayan ternyata kontennya, dan dibagi playlistnya berdasarkan level membaca anak. Saya sarankan jangan dinyalakan playlistnya terus kita tinggalin nonton begitu saja. Tetap ajak anak diskusi "Wah itu huruf apa ya kak?". Ajak juga anak mengulangi prononciationnya bbbhhh ttthhh dsb. Baiknya diimbangi sama membaca buku cerita Phonics yang ada levelnya juga untuk memaximalkan efeknya ke anak.



4) Learn with Zakaria
Ini rekomendasi dari Irna, untuk yang ingin mengajarkan anaknya Bahasa Arab atau Perancis. Ada juga hafalan doa pendek serta ayat kursi. 

5) Kids Learning Tube
Ini berbagai macam lagu mengenai solar sytem, countries, human body, sampai periodic table. Nadanya agak datar dan mukanya kadang creepy haha, cuman kontennya bagus-bagus! Dio sempat tertarik banget baca-baca mengenai berbagai macam planet karena dengar lagu dari sini.

6.Nat Geo Kids

Kalau anaknya tertarik dengan macam-macam binatang ini bisa jadi channel yang menarik untuk ditonton. Dulu dio suka sih memang nonton Nat Geo dan Animal Planet, tapi sekarang jarang mau nonton, karena lebih tertarik dengan science video


7. Illuminated Films
Story telling buku-buku serinya Eric Carle & Little Princess. Bagus sih suka, karena selama ini bacain bukunya aja, liat animasinya gemas! Tapi jangan sampe ini menggantikan bonding time saat membaca buku langsung sama anak ya. 

7) Science Max
Ini mustinya masuk ke rekomendasi usia 6 tahun keatas sih, tapi dari kesepuluh video ini, favorit Dio nomor 1 kalau ditanya adalah Science Max! Caranya si Phil (pembawa acaranya) memeperagakan berbagai macam experiment kecil lalu dibuat besar itu seru banget. Perpindahan scenenya juga cepat, jadi walaupun ini video 20 menit gak membosankan. Saya aja yang dulu bilangnya gak suka science jadi suka lho liat ini. Dio yang tadinya udah males bebikinan, hampir tiap hari minta bikin experiment terus sejak nonton Science Max. Namun lagi-lagi saat nonton diajak diskusi dan di briefing ya, dan ditekankan kalau harus ditemani saat membuat experiment tersebut. Karena ada tendency anak ingin kreatif dan jadi ingin memporak-porandakan rumah habis nonton ini.

Ini dari jaman dulu banget ya dan di semua website rekomendasi channel untuk anak pasti di rekomendasiin. Jujur aku pas kecil kayanya gak terlalu mudeng deh ini tentang apa. Kalau Dio juga pernah nonton sekali dua kali aja yang versi barunya tuh The Furchester Hotel dan aku gak terlalu suka. Ternyata kata Irna banyak yang bagus seperti mengajarkan tentang uang, tapi somehow yang upload bukan si Sesame Street. Bisa coba cek Money Mindful Kids (another recommendation from Irna). Kalau di page-nya Sesame Street sendiri aku paling suka video-video tentang makanan, mereka banyak mengajarkan tentang makan sehat dan mengenalkan sayuran ke anak-anak. 

Nomer 1-8 tontonan yang cocok untuk usia toddler keatas, yang memang saya kasih ke Dio saat screentime (untuk Science Max mungkin harus lebih besar ya). Untuk rekomendasi yang dibawa ini sepertinya lebih sesuai untuk anak usia 8 tahun keatas sampai dewasa, karena ilustrasinya bagus sekali, cara menerangkannya juga enak, tapi beberapa bahasannya terlalu complex, jadi saya belum kasih ke Dio (usia 4.5 tahun). Silahkan disesuaikan dengan usia anak masing-masing.





Amoeba Sister


Stated Clearly

Crash Course

Ada juga channel edukatif Bahasa Indonesia. Bukan untuk toddler ya ini! Sepertinya lebih cocok untuk anak SMP keatas. Untuk ilustrasi dan cara ngejelasinnya bagus, cuman saya personally gak terlalu suka sama pemilihan topiknya:

Kok Bisa?

SainsBro
Rekomendasi yang terakhir-terakhir rada berat kayanya bahasannya lebih cocok untuk anak SMP keatas ya? Walaupun sepertinya pembaca PM pasti jarang yang anaknya sudah SMP, for now lumayanlah buat kita-kita nambah pengetahuan. 

Ohiya mau mengingatkan sekali lagi ya. Walaupun rekomendasinya edukatif, tapi bukan berarti anak-anak bisa nonton sepanjang dan setiap hari ya. Ingatlah lagi bahwa semua yang berlebihan itu tidak baik. Seimbanglah dengan anak beraktifitas fisik main diluar, anak bermain dengan mainannya, dan berinteraksi dengan orang disekitarnya. Jangan lupa juga untuk selalu memikirkan jangka panjang disaat ingin membiasakan habit baru pada anak. Setiap keluarga tentunya memiliki peraturan dan kebiasaan yang berbeda-beda, dan tentunya tau apa yang terbaik untuk anaknya. Disini saya sharing berdasarkan pengalaman pribadi. Semoga membantu untuk yang mencari list video edukatif untuk anak! 

4 comments

  1. bagus2 banget syaaa, kalau raya kebetulan nonton tv msh boleh klo sore hari setelah selesai semua kegiatannya ky makan, mandi, ngaji.. tp itupun disambil main2 jugaaa hihi. kalau youtube kita punya kesepakatan di sabtu dan minggu boleh, 15 menit 3x sehari, dengan catatan sedang tidak acara keluarga (krn klo sedang acara keluarga harus silaturahmi dan mengobrol). intinya memang membuat kesepakatan di awal ya, menghindari bgt anak tantrum ^^ btw thank you sharing youtube channel-nya syaaa bermanfaat bgt!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yeay thank you Ninta! Akupun seneng banget nemu channel-channel ini! Semoga bermanfaat :)

      Delete
  2. Waaah, this is more than I need..! Thanks a lot Mama Dio... Anak saya (4,5 th) emang sudah saya batesin screen time nya 3x sehari @15-20 menit, tapi dia nggak bisa move on dari everything about dinosaurs.. Udah kutawarin video lain, tetep aja pilihnya dino. Semoga rekomendasi Mama Dio ada yang dia suka yaa..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga bermanfaat ya mbak!! Semoga anaknya sukaaa :) Favorit anakku sekarang ini si Peek-a-boo Kids Dr.Binocs seru-seru deh kontennya!

      Delete

© Productive Mamas Blog