SLIDER

TIPS AGAR ASI LANCAR

  • 25 October 2017


Walaupun sering share di Instagram, saya baru menyadari bahwa belum pernah berbagi seputar ASI di blog! Nah pertanyaan yang sering sekali saya dapatkan dari teman yang baru saja melahirkan adalah “Kok kalau disusuin langsung rasanya banyak ya, namun saat dipompa sedikit?” Nah saya disini ingin sharing, bukan sebagai expert ya, namun ingin berbagi tips dari pengalaman pribadi saya. Apa yang kira-kira berhasil untuk saya. Berikut 6 tips agar ASI lancar dan sukses memompa ya!

1.Mandi air hangat & rajin memijat payudara
Ini hal yang saya tidak ketahui di saat lahir anak pertama. Saya gak memijat payudara sama sekali, sehingga terjadi penyumbatan dan ASI menumpuk. Sakit sekali rasanya, sampai meriang dan gak enak badan. Sehingga saat lahir anak kedua kemarin, dari masih hamil di minggu-minggu terakhir saya sudah rajin memijat mulai dari ketiak dan gunakan ujung jari untuk menekan dan memutar searah jarum jam ataupun berlawanan. 

Saat anak saya lahir, disaat sedang tidak menyusui pasti saya rajin memijat sehingga berbeda sekali dampaknya dengan dulu anak pertama. Aliran ASI jauh lebih lancar dan tidak mengeras. Pijatan ini juga baik dilakukan beberapa menit sebelum memompa. 

Selain itu disaat mandi, saya suka mengalirkan air hangat sambil memijat juga. Saya gak tau untuk air panas ini perasaan saya saja atau bagaimana. Karena saya merasa lebih relax dan happy, sehingga ASI pun rasanya lebih lancar. 

2.Pilihlah pompa ASI yang nyaman
Memilih pompa tentunya banyak pertimbangannya. Walaupun saya lebih banyak kerja dari rumah, namun pompa ASI tetap wajib, dan harus selalu punya stok ya. Karena kadang ada kegiatan sekolah kakak yang saya gak bisa bawa bayi, atau situasi tertentu dimana gak bisa bawa anak. Beberapa tips yang harus diperhatikan saat memilih pompa adalah:

  • Tentu kenyamanannya, pilihlah pompa yang memiliki bantalan agar nyaman dan tidak sakit saat dipakai. Bisa coba tanya-tanya rekomendasi dari teman yang sudah pernah memakai.
  • Penting juga untuk memilih yang komponennya sedikit dan mudah dicuci. Karena saat memompa kita akan mencuci dan mensterilkan. Apabila komponennya ribet dan banyak printilan tentunya kita akan kelelahan sendiri bolak-balik membersihkan. 
  • Lalu kalau mencari pompa manual seperti saya, jangan lupa untuk dipegang, apakah nyaman pergerakan tangan kita saat memompa. 
  • Last but not least tentunya sama seperti memilih barang untuk bayi lainnya, harus BPA free ya!
Akhirnya dengan pertimbangan diatas, yang masuk dalam kriteria saya adalah Philips Avent Manual Breastpump! Selain karena pertimbangan tips diatas, saya sempat membuat polling di Instagram mengenai merek breastpump favorit, dan Philips Avent Manual Breastpump ini termasuk dalam top 3 jawaban yang paling banyak yang saya terima ketika kehamilan saya usia sekitar 8 bulan. 

Sebenarnya awalnya sempat ragu membeli breastpump manual, karena takut pegel. Tapi kata teman-teman malah enak karena bisa kita control sendiri daya hisapnya, selain itu mudah dibawa-bawa gak pakai colokan dan gak berisik.

Setelah pakai sendiri ternyata memang benar saya suka sekali dengan pompa ini! Ringkes, mudah dibawa-bawa, nyaman, gak sakit, dan yang terpenting adalah hisapannya memang kuat! Saya gak merasa pegal juga sih, dan enaknya manual itu gak ada suaranya, sehingga saya bisa memompa disaat anak sedang tidur. Terima kasih ya untuk teman-teman di Instagram yang sudah merekomendasikan Avent untuk saya!

3.Makan dan minum yang sehat dan cukup
Asupan cukup seringkali terlupakan sama para ibu, karena sudah capek mengerjakan ini itu. Ada juga yang sudah ingin menguruskan badan sehingga gak berani makan banyak-banyak. Jangan ya mom! Fatal nanti jadinya! Saat anak pertama walaupun makan saya cukup sehat tapi saya males mikir, dan dulu belum ada ojek online seperti sekarang. Sehingga ya makan seadanya, kadang juga minum males-malesan. Hasilnya adalah saya sakit-sakitan, dan ASI pas-pasan.

Anak kedua ini saya sudah cukup aware dengan pentingnya gizi seimbang dan makan yang cukup! Saya selalu makan semangkuk besar bayam untuk zat besi, sedia botol air minum besar disamping tempat tidur, gak lupa nyemil berbagai macam buah disetiap kelaparan. Makanan pokok juga dibanyakan proteinnya agar kenyang lebih tahan lama. Apabila imunitas sedang turun langsung banyakan asupan sayur dan buah dengan membuat jus. Karena begitu badan kita lemas dan kondisi badan kurang sehat, pastinya hasil pompa ASIP juga berkurang drastis. Jadi jangan lupa jaga kesehatan ya!

4.Istirahat cukup
Ini masih ada hubungannya dengan yang diatas. Tentu sulit ya istirahat yang cukup disaat baru punya bayi. Kita pasti harus begadang, dan mengerjakan pekerjaan rumah serta kalau kerja di kantor juga. Namun bagaimanapun caranya, pastikan harus tidur paling tidak 6 jam setiap harinya. Apabila tidak bisa, its okay to ask for help.

Waktu anak pertama saya kuning, dan harus dirawat. Saya harus mengirimkan ASIP yang cukup banyak, padahal saat dipompa keluarnya sedikit sekali. Saya sudah coba paksaan makan dan pompa setiap setengah jam sekali, bahkan bukan 2 jam sekali. Namun sama hasilnya juga kurang maximal. Saya gak punya suster dan suami diluar kota, sehingga memang sudah berhari-hari saya kecapean. Akhirnya saya putuskan untuk tidur dengan tenang tanpa panik setiap jam mompa. Saya ketiduran sampai ada 3 jam, bangun-bangun ASI saya banyak sekali karena segar rasanya badan. 

Begitupula saat anak saya sudah pulang. Kalau ada hari saya kecapean sekali, saya minta tolong ibu atau suami saya jaga anak dulu sebentar untuk saya tidur. Apabila cukup istirahat ASI pun keluar dengan lancarnya. 

5.Flexible dengan jadwal memompa
Untuk yang bekerja tentu biasanya punya patokan memompa ASI 2 jam sekali, which is necesarry. Namun apabila ada hari-hari dimana sedang exhausted sekali atapun banyak kerjaan. Jangan paksakan untuk 2 jam, mungkin tarik napas sebentar, makan yang segar-segar, curi-curi nonton sesuatu yang lucu di youtube. Kelewatan sejam dari jadwal memompa gak apa asal badan dan pikiran sudah lebih segar. 

6. Be Happy!
Seringkali orang lupa bahwa agar ASI lancar yang terpenting adalah ibu yang senang. Tips di nomer 5 berlaku disini ya. Jadi apa sih momen yang paling bikin kamu senang? Misalkan punya hobi ya lakukanlah, misalkan senang makanan tertentu ya dimakan, apabila ada masalah ya diselesaikan dulu. Dengan pikiran yang senang, moga-moga ASI juga lancar ya!

Nah, itu dia tips perbanyak ASI ala saya. Silahkan dicoba ya! 

Sekedar sharing untuk yang masih cari cari breastpump, di www.JD.id sedang ada promo. Setiap pembelian Breastpump Philips Avent dapat gratis kartu milestone. Kartu berisi catatan tumbuh kembang anak dan ada kolom tanggalnya yang bisa kita isi sendiri untuk diabadikan. Contoh kartunya : kartu Senyum Pertamaku, aku dan ayah, MPASI pertamaku, dan banyak lainnya. Nah, kapan pertama kali kita lihat senyum si bayi, kita bisa catat deh tanggalnya. Atau kartu Aku dan Bapak, kita bisa catat tanggal kapan foto si bayi dan bapak dibuat.

Selain itu, foto dengan milestone card tersebut kita juga bisa ikutan lomba Milestone Baby Avent Competition di facebook. Hadiahnya kece-kece. Hadiah yang paling aku ingin adalah combine steamer & blender untuk membuat MPASI yang praktis. Pasti berguna banget kalau nanti bayiku mulai makan MPASI. Oya, kalau mau ikutan lombanya juga, bisa cek info lengkapnya di Facebook Page @Philips.AVENT.Indonesia atau klik link http://to.philips/618582MUz untuk info lebih lengkapnya.
 

Oh iya ma, tips diatas sangat manjur buat saya pribadi, nah mama-mama disini ada yang punya tips tambahankah? Feel free to leave it in the comment section!

1 comment

·
OLDER
© Productive Mamas Blog