SLIDER

PENTINGNYA SOLITARY PLAY ATAU BERMAIN SENDIRI

  • 25 September 2017


Senang sekali menjadi salah satu pembicara di Fisher-Price Playdate dengan topik Solo Play. Solo Play atau Solitary Play sama artinya dengan bermain sendiri, dimana anak fokus dengan kegiatan bermainnya dan tidak berinteraksi dengan sekitarnya. Seringkali kalau datang ke talkshow mengenai bermain pasti topik yang paling sering dibahas adalah quality time serta pentingnya bonding time dengan orang tua - which is very true. Namun menurut saya pribadi, gak kalah pentingnya untuk anak memiliki kemampuan untuk menghibur diri sendiri alias solo play tersebut. 

Solo play membuat anak memiliki waktu untuk belajar dan eksplorasi dengan sekitarnya tanpa interupsi. Anak juga dapat mengembangkan sisi percaya diri, serta dapat belajar dari kesalahannya selama bermain sendiri. 

Faktor penting lagi untuk orang tua adalah, solo-play membuat kita jadi memiliki waktu untuk mengerjakan hal yang lain (beres-beres rumah, bekerja, atau hanya sekedar untuk membaca buku). Kewarasan ibu penting banget untuk well being keluarga. Setuju?

Dio anak pertama saya, sudah terbiasa dari kecil memiliki waktu untuk bermain sendiri. Sehingga sekarang di usia 4 tahun, kalau saya perlu tidur siang disebelahnya, mengerjakan sesuatu di laptop, ataupun pekerjaan rumah lainnya, dia paham dan bisa main sendiri dengan bercerita sendiri mengarang cerita dengan mainannya (walaupun gak selalu ya, tentunya mood toddler naik turun).

Danu, anak kedua saya yang sekarang usia 6 bulan, tentunya belum tahan berlama-lama untuk sendirian. Namun dengan ia bisa bermain 5-10 menit di Fisher-Price Newborn to Toddler Rocker dan Musical Activity Gym. Lima sampai sepuluh menit kedengarannya sebentar ya? Namun setiap tahapan usia dan karakter anak berbeda-beda jadi jangan dipaksakan. Jadi untuk bayi usia 6 bulan, bisa bermain 10 menit saja tentu sudah merupakan solo play yang cukup untuknya. 

Saya terbantu sekali dengan Rocker ini, mulai dari lahir (bahkan rocker ini sudah ada dari Dio dulu masih bayi 4 tahun yang lalu dan masih awet). Rocker ini memiliki 3 posisi, dan aman untuk newborn sampai anak usia 18kg. Saat kami sekeluarga makan, Danu dibiasakan menemani kami dan tiduran disitu. Dengan begitu ia jadi mengerti juga bahwa waktu makan adalah quality time keluarga, dan saatnya makan semua berkumpul bersama di meja makan. Lalu lanjut saat sudah mulai bisa duduk juga, posisi rocker ini bisa ditegakkan dan ia bermain dengan mainan yang tergantung disampingnya. Sampai sekarangpun saat sudah mulai merangkak kemana-mana, apabila saya perlu keluar kamar sebentar untuk beres-beres barang atau sekedar ke kamar mandi, Fisher-Price Rocker to the rescue! 


Berikut aku ingin berbagi juga tips untuk membiasakan solo play:
  • Pastikan area bermain anak aman. Gunakan alas main empuk untuk yang belum lancar merangkak dan berdiri. Pastikan bahwa tidak ada benda tajam, colokan listrik, mainan kecil-kecil yang bisa tertelan disekitar anak.
  • Letakan mainan ditempat yang kelihatan dan mudah dijangkau anak. Konsepnya sama dengan kalau ingin menumbuhkan keinginan anak untuk membaca. Membuat anak bisa main sendiri juga baiknya bukan kita yang menyodori anak dengan berbagai macam mainan. Letakan mainan di rak terbuka yang rendah yang mudah dijangkau anak. Dengan begitu anak dapat memilih sendiri, dan memiliki tanggung jawab untuk membereskan mainannya sedari dini. 
  • Apabila anak sudah diatas 3 tahun, tetapkan rutinitas. Jadi seperti yang saya pernah ceritakan bahwa saya dan anak saya sama-sama memiliki jadwal harian. Jadwal anak saya berisikan gambar-gambar kesehariannya. Misalkan pukul 7 waktunya sarapan pagi, pukul 7.30 waktunya berangkat sekolah, nanti pukul 1 waktunya tidur siang, pukul 2 bermain sama mama, namun pukul 4 sampai 5 sore itu waktunya untuk bermain sendiri karena mama perlu mengerjakan hal lain. Jadwal ini baiknya disesuaikan dengan waktu kita mengerjakan pekerjaan rumah atau pekerjaan lainnya.
  • Berikan pengertian pada orang sekitar. Seringkali nenek/kakek/suster/ART memiliki rasa khawatir yang berlebihan, sehingga kalau menjaga suka terlalu dekat dan menempel sekali. Kita harus jelaskan untuk memberikan kepercayaan pada anak agar dia bisa bermain dan eksplorasi sendiri. 
  • Namun bukan berarti meninggalkan anak sendirian ya, tetap dilihat namun dari jauh.



Nah kira-kira itu beberapa hal yang aku bicarakan di Talk Show Fisher-Price hari Kamis kemarin! Selain sharing tentang solo play, banyak bertemu dengan teman lama dan baru, ada lomba memasang Rocker, dan balapan dengan Zebra Walker! Seru banget!

No comments

Post a Comment

© Productive Mamas Blog