SLIDER

BOTOL SUSU DR.BROWN'S


3 Bulan pertama dalam kehidupan bayi, saya sangat protective. Saya gak terlalu suka apabila Danu digendong orang lain selain suami saya. Saya juga kurang percaya sama mbak di rumah saat awal-awal, karena dia belum biasa jaga bayi newborn. Sehingga seperti Dio, Danu-pun ikut saya kemana-mana. Jarang sekali saya tinggal, kecuali ada Baba (panggilan untuk Ayahnya). Saya hanya berani meninggalkan Danu kalau sama Babanya. Sedangkan Babanya keluar kota 2 minggu setiap bulannya untuk bekerja. Jaman dulu sama Dio, lebih-lebih lagi jarang saya tinggal karena memang dulu saya belum ada kesibukan, dan jauh lebih protective lagi sebagai first time mom. Kendalanya dulu meninggalkan Dio adalah ia hanya mau minum dengan cup feeder atau sendok, itupun tidak terlalu banyak dan mudah tumpah-tumpah. Dulu juga idealisme saya gak mau pake botol susu karena takut bingung puting. Tapi jujur cukup repot, karena setiap dikasih susu, tumpah-tumpah, dan orang rumah serta mama juga ngeburu-buruin untuk pulang karena mereka gak sabaran dan gak nyaman memberikan lewat media tersebut (disini tentunya apabila orang yang menjaga anak bisa memberikan dengan telaten akan baik sekali). Sehingga kali ini, melihat saya sudah punya kesibukan dan anak pertama yang sekolah, saya berniat memang ingin memakai botol susu, untuk memudahkan apabila perlu sesekali meninggalkan bayi di rumah.

Saya pertama kali mencoba botol susu sama Danu usia 3 bulan. Berbeda dengan Dio, ia cukup mudah minum dari botol apa saja. Saya punya beberapa merek, tapi salah satu favorit saya adalah serinya Dr.Brown's. Saya baru tau kalau Dr.Brown's memiliki seri untuk ASI. Yang saya maksud dengan seri untuk ASI adalah selain punya botol, ada rangkaian storage bag and bottle untuk ASIP, dan washable breast pad.

Kenapa saya pilih Dr.Brown? Pertama karena memiliki natural flow. Alias aliran susu yang lambat, sehingga bayi lebih berusaha saat menyedot ujungnya. Dengan begitu mirip dengan aliran payudara ibu. Saat kita menyusui langsung, sedotan dari bayi-kan menstimulasi ASI untuk keluar. Apabila kita memilih botol susu dengan aliran yang deras, bayi jadi malas untuk menyedot. Terkadang hal ini juga yang membuat bayi jadi bingung puting. Selain itu aliran yang deras dapat membuat bayi mudah tersedak. Sehingga dalam memilih botol susu terutama untuk anak ASI, penting sekali memilih yang memiliki natural flow. 

Selain itu yang membuat botol ini berbeda dengan yang lain karena memiliki anti-colic system. Dengan fitur ini, mengurangi resiko colic pada anak bayi. Hal ini merupakan plus point tapi juga merupakan hal yang saya kurang suka dari botol ini, ada extra parts seperti insert & reservoir untuk menjaga tekanan udara. Memiliki banyak bagian, sedikit bermasalah di malam hari apabila sedang buru-buru mencuci dan disteril. Karena terbagi dari beberapa bagian, mencuci harus lebih teliti menggunakan sikat, dan komponen dalamnya kecil-kecil.


Overall, walaupun hanya memakai botol apabila saya perlu berpergian yang tidak bisa bawa bayi, Danu terlihat nyaman menggunakan rangkaian Dr.Brown's dan yang terpenting tidak bingung puting! Orang di rumahpun senang dan gak memburu-burukan saya untuk pulang kalau saya berpergian, karena Danu terlihat nyaman dan tenang. 

1 comment

  1. Salam hangat untuk AyahBunda,
    Kami telah buka cabang DAY CARE 'MY TOOTSIE BEAR' di
    Jl. Gandaria Tengah III NO.5 Kebayoran baru, Jakarta Selatan.
    untuk info lebih lanjut bisa hubungi. 0877-8566-8075 .
    Semoga dengan informasi yang kami berikan dapat membantu AyahBunda dan kami selalu menunggu kehadiran AyahBunda Terimakasih

    ReplyDelete

© Productive Mamas Blog