SLIDER

SLEEK BABY DIAPER CREAM: SOLUSI UNTUK DIAPER RASH


Hari Sabtu minggu lalu, aku berkesempatan untuk menjadi pembicara di acara Mother & Baby Fair 2017, lebih specific-nya yaitu Talkshow Sleek Baby bersama dr.Lula Kamal. Sleek merupakan produk yang sudah aku pakai sedari Dio masih bayi dulu. Detergent dan bottle cleanser-nya selalu stand by di rumah, terutama sejak aku punya bayi lagi. Excited saat tau bahwa Sleek mengeluarkan produk Sleek Antibacterial Diaper Cream. Sengaja menunggu seminggu setelah acara untuk membuat blogpost ini, karena sekalian ingin memakai dan me-review produk tersebut dahulu. 

Sebelum ke product review, saya ingin share sedikit mengenai bahasan di talkshow tersebut, kami berbincang seputar kekhawatiran seorang ibu dan diaper rash. 

Sejak melahirkan anak kedua saya, Danu, tentunya sehari-hari saya semakin sibuk. Rasanya seperti menjadi ibu baru lagi, secara terakhir punya newborn sudah 4 tahun yang lalu. Rajin research dan baca-baca buku lagi, seputar ASI, pola tidur bayi, dan berbagai macam pengetahuan lainnya karena jujur sudah lupa. Untuk masalah khawatir, tentu walaupun sudah anak kedua, kekhawatiran pasti dimiliki oleh semua ibu. Kalau dulu saya ingat anak pertama saya cukup parnoan, merah sedikit, sakit sedikit, langsung buru-buru ke dokter. Sebulan bisa 4-5x ke RS cuman karena parno tersebut. Sekarang sudah jauh lebih tenang. Saat 2 minggu tertular pilek sama kakaknya pun gak saya bawa ke dokter, hanya disusuin terus menerus saja. Cuman setiap tidur tetap saya periksa napas atau tidak, karena kadang kelihatannya lelap banget sampai-sampai gak bergerak. Hayoo pasti new mom banyak yang begini jugakan? 


Ngomongin kekhawatiran seorang ibu, mayoritas newborn seringkali mengalami yang namanya diaper rash. Anak pertamaku si Dio, dulu memiliki kulit yang lumayan sensitive. Saat tidur malam, kalau sampai lupa menggantikan popok terlalu lama, pastinya langsung merah-merah dan agak kasar. Solusi pertama yang kulakukan adalah:

  • Ganti tissue basah dengan kapas dan air matang untuk membersihkan pantat bayi. Karena biasanya gesekan dari tissue terlalu kasar sehingga menyebabkan lecet di area pantat bayi
  • Sebelum mandi dan sesudah mandi, biarkan kulit bayi "bernafas". Jadi jangan pakaikan popok dahulu
  • Kalau memang sanggup, gunakanlah popok kain (jujur ini aku kurang sanggup, karena bayi ASI pipis dan pup nya banyak sekali dan menyebabkan baju dan kasur ikut basah semua. Tapi kalau sanggup, pastinya lebih baik untuk kulit bayi)
  • Nah karena kurang sanggup memakai popok kain, aku coba ganti merek popoknya dan ternyata berhasil! Ternyata setiap bayi, terutama yang kulitnya sensitif, gak selalu cocok dengan merek-merek tertentu
  • Last but not least, jangan lupa untuk memakaikan diaper cream
Dulu saat Dio  diaper rash, aku tentunya langsung ke dokter dan diberikan resep dokter untuk memakai diaper cream tipis-tipis sampai merahnya hilang, setelah itu bisa stop. Nah kalau diaper cream dari Sleek Baby ini ternyata dianjurkan untuk dipakai setiap hari. Karena prinsipnya sebaiknya benar juga bahwa lebih baik mencegah daripada mengobati. Nah yang dipertanyakan adalah "Apakah aman untuk dipakai setiap hari?" Menurut dr.Lula Kamal, kandungan di Sleek Baby Diaper Cream ini sangat aman, karena dibuat dari bahan yang natural sebagai berikut:

  • Ekstrak daun olive, untuk melindungi kulit dari bakteri yang menyebabkan iritasi
  • Ekstrak alpukat, shea butter dan argan oil: natural moisturizer yang menjaga kulit bayi tetap lembut. 
  • Chamomile dan ekstrak Bunga Matahari: Natural anti-irritant yang efektif untuk mengurangi kemerahan

Kebetulan Danu itu kalau tidur malam lama sekali bisa 3-4 jam, dan kadang kalau terlalu ngantuk aku suka susuin saja dan lupa menggantikan popoknya. Minggu lalu mulai agak kasar dan sedikit merah. Akhirnya aku coba praktekan yang diajarkan dr.Lula bahwa lebih baik mencegah dengan memakaikan tipis-tipis setiap sebelum pakai popok. Hasilnya benar saja lho memang cepat sekali hilang, dan lebih lembut kulitnya. Waktu aku kelupaan ganti semaleman-pun paginya gak ada rash sama sekali. Beneran ampuh dan senang sekali dengan cream ini. Karena selain affordable, cream ini juga bisa dipakai di bagian kulit lainnya seperti tangan atau kaki kalau mengalami merah-merah.

1 comment

  1. Memang betul bahwa diaper cream itu mestinya dipakai setiap hari. Sebab melapisi kulit tiap hari itu jauh lebih mudah daripada menunggu kulitnya terluka karena ruam.

    Apakah sekarang sudah berani pakai popok kain? Popok kain kan membuat kulit lebih leluasa bernafas ya :)

    ReplyDelete

© Productive Mamas Blog