SLIDER

AYODYA RESORT BALI


Seperti yang saya sudah mention di pregnancy update, bahwa bulan lalu kami sekeluarga baru saja kembali dari liburan ke Bali. Tujuan utamanya sih sebenarnya menemani suami saya mengikuti Triathlon. Namun diperpanjang dan sekalian saja deh liburan. Kebetulan saat itu usia kandungan saya baru 10 minggu dan lagi mual setengah mati. Not a very pleasant way to have a holiday. Tapi kayanya seenek-eneknya di Bali tetap lebih enak dari pada di Jakarta..haha. Menurut saya ada dua tipe liburan, yang pertama adalah liburan santai ke tempat yang sudah kita sering datangi, bisa bangun siang, tidak terlalu banyak itinerary, santai menikmati fasilitas hotel, fokus bermain dengan anak. Yang kedua adalah liburan ke tempat baru yang jarang didatangi, dengan itinerary yang padat, dan constantly on the move. Saya rasa liburan dalam negri jatuh ke dalam kategori nomer satu, dan luar negri di kategori nomer dua. Bali tentunya merupakan salah satu destinasi yang sering kami datangi, sejak Dio usia kurang dari setahun, hampir setiap tahun kami ke Bali. Jadi menurut saya, karena banyak waktu dipakai untuk bersantai dan bermain dengan anak, penting sekali memilih hotel dengan fasilitas yang lengkap dan suasana yang nyaman untuk keluarga. Beberapa teman sempat bertanya-tanya saat melihat foto instagram, nginap dimana, kelihatannya enak, dsb. Jadi disini saya ingin share pengalaman liburan kami sekeluarga di Ayodya Resort Bali.

Ayodya ini salah satu hotel terbesar yang pernah kami tempati di Bali. Fasilitasnya cukup lengkap, mulai dari kamar, kolam renang, restaurant, panggung untuk pentas tari tradisional, danau, gym, kids club, dan pantai langsung di hotelnya. Kami menempati kamar Grande dengan Garden View yang dekat dengan kolam renang. Design hotelnya memang jadul sekali dari luar karena memang salah satu bangunan pertama yang di bangun di Nusa Dua, yang dulunya merupakan Bali Hilton International. Walaupun design bagian luarnya old fashion, namun bangunannya kokoh, area hotel juga bersih dan terawat. Kamarnya nyaman dan cukup besar untuk kami bertiga.

Di hari pertama kami ingin bersantai-santai dahulu, namun Dio sudah gak sabar ingin main pasir. Sehingga kami langsung menuju pantainya. Kalau disuruh memilih fasilitas favorit saya memilih pantai, karena pantainya luas dan pasirnya bersih sekali. Kami dapat memesan berbagai makanan juga sambil bersantai. Ombaknya sedang, sehingga Dio main tidak terlalu dekat dengan air. Setiap bermain pasir, ia bisa lama sekali sampai lupa waktu. Karena kami check in di hotel juga sudah agak sore, saya harus membujuk-bujuk Dio untuk udahan agar tidak masuk angin.

Keesokan harinya, suami sudah ga sabar ingin berenang, karena kolamnya ada 4, ada kolam anak, infinity pool, private pool, dan kolam yang besar sekali sampai 80 meter. Baru sekali dari ujung ke ujung aja sudah ngos-ngosan dan kecapean saya. Kalau suami senang sekali bolak balik berkali-kali, karena serasa berenang di laut tanpa ombaknya saja. Dio juga senang bermain di kolamnya, sayangnya saya lupa membawakan pelampung. Namun walaupun begitu, kami bisa menyewa pelampung dengan membayar Rp 50.000 untuk 2 jam. Kalau untuk suami saya, fasilitas favorit dari hotel ini tentunya kolam renangnya. 

Di 2 hari pertama kami gak mengunjungi kids club karena benar-benar menikmati cuaca di Bali yang cerah. Sayang rasanya menyia-nyiakan cuaca yang cerah dengan banyak di dalam ruangan. Namun sempat berpikir sayang juga, masa gak lihat kids club sama sekali? Akhirnya saat suami mau berenang, dan saya masih sangat mual, saya membawa Dio untuk bersantai-santai di kids club-nya yang bernama Camp Ananda. Bagian indoor terdiri dari 3 ruangan, yaitu ruang utama yang berisi meja kursi serta berbagai macam mainan, ruang kedua adalah ruang menonton tv, dan ruang ketiga merupakan ruang video games. Saat masuk, Dio menghindari ruang utama yang dipenuhi anak perempuan sedang main boneka dan kepang-kepangan. Ia langsung menuju ke ruang TV yang sangat sepi, hanya ada 1 kakak yang sedang bersantai. Kakak itu berusaha mengajak Dio bicara dalam bahasa inggris, tapi Dio kelihatannya malu, sehingga akhirnya saya deh yang mengobrol-ngobrol. Gak kerasa, sudah hampir sejam dan babanya sudah selesai berenang. Kami keluar tanpa sempat bermain di outdoor playground yang dilengkapi dengan perosotan dan ayunan.

Breakfast di hotel ini cukup banyak variasi, ada berbagai macam buah, roti-rotian, telur, sosis, kentang, juga makanan Indonesia seperti bubur dan nasi goreng. Untuk restaurant-nya kami belum sempat coba, karena dari sini ada free shuttle ke Bali Collection dimana ada beberapa toko dan banyak sekali resto bermacam-macam, jadi setiap jam makan kami menaiki shuttle kesitu.


Overall kami puas dengan pelayanan dan fasilitas di Ayodya Resort. Jadi yang mencari hotel di Bali dengan fasilitas lengkap dan bisa santai bersama keluarga di area Nusa Dua, bisa menjadi pilihan nih.  

3 comments

  1. pengen ke bali lagi jadinya liat ni artikel hahahaa

    ReplyDelete
  2. Keren banget asli.... mau berlibur ke bali

    ReplyDelete
  3. wiii mantap nih Ayodya ya, child friendly juga

    -M.
    http://www.inklocita.com/2017/04/yantra.html

    ReplyDelete

© Productive Mamas Blog