SLIDER

STIMULASI AGAR ANAK CEPAT BERJALAN


Melihat perkembangan anak dari waktu ke waktu tentunya sangat menarik. Selalu saja ada hal baru setiap harinya. Tetapi terkadang timbul kekhawatiran ketika kita melihat anak lain berbeda dengan anak kita.  Kita sebagai orang  tua tidak perlu panik. Lebih baik kita mencari tahu bagaimana cara menstimulasi anak agar perkembangannya sesuai dengan umurnya. Kali ini saya akan membahas tentang bagaimana menstimulasi motorik kasar anak, terutama anak usia 12-18 bulan, agar dapat cepat berjalan.

Walaupun perkembangan anak berbeda-beda, jika kita berkonsultasi pada dokter atau ahli tumbuh kembang anak, sebenarnya ada beberapa indikator yang bisa kita gunakan sebagai tolak ukur perkembangan anak usia 1 tahun,  yaitu:
  • Bisa berdiri sendiri
  • Berjalan dengan sedikit atau tanpa bantuan
  • Memanjat kasur, bantal besar atau sofa yang pendek
  • Naik tangga dengan berpegangan
  • Menendang dan melempar bola tanpa control
  • Dapat berjongkok kemudian berdiri sendiri tanpa berpegangan
  • berpartisipasi dalam menstimulasi tumbuh kembang anak.
(sumber: Panduan Tumbuh Kembang dan Stimulasi Anak Usia 0-5 Tahun. Rumah Dandelion)



Ada beberapa anak yang memang kemampuan motorik kasarnya berkembang lebih pesat dibanding motorik halusnya. Seperti ketiga anak saya, tanpa stimulasi yang khusus mereka sangat cepat untuk bisa berjalan, memanjat dan berlari, tetapi terkadang mengalami sedikit keterbatasan di kemampuan linguistiknya sehingga memerlukan stimulasi khusus untuk perkembangan motorik halusnya. 

Tentunya sebagai orang tua, kita harus rajin membantu anak memberikan stimulasi yang tepat agar anak kita bisa dengan mudah mencapai milestones tersebut dalam tumbuh kembangnya. Kita bisa mendaftarkan mereka ke baby gym atau baby school untuk mendapatkan pelatihan dari professional. Atau jika kita lebih nyaman melakukan sendiri dirumah, salah satu caranya adalah dengan menyediakan area yang aman dan sesuai untuk mereka explore. Berikut beberapa tips dari saya:

  • Amankan area bermain anak, tutup semua sumber listrik, amankan benda-benda yang tajam seperti ujung meja, kursi, kaca, dan mainan-mainan yang keras dan pasang pintu pengaman menuju tangga.
  • Atur posisi sofa dan bantal-bantal dengan berbagai macam ketinggian untuk melatih mereka menaiki anak tangga.
  • Gunakan mainan yang bisa didorong atau ditarik untuk melatih kepercayaan diri anak untuk berdiri dan berjalan tanpa berpegangan
  • Ajak anak untuk bermain bola. Ini merupakan saat yang tepat untuk mengajak ayah ikut berpartisipasi dalam menstimulasi tumbuh kembang anak.
  • Jauhkan benda yang bisa menjadi tumpuan seperti meja dan sofa, untuk melatih kepercayaan diri anak untuk berjalan.
  • Lakukan stimulasi berjalan secara bertahap, diatas permukaan yang empuk untuk menghindari benturan yang keras, bisa diatas playmat atau karpet, atau diatas rumput jika berada diluar rumah
  • Jangan memakai alas kaki saat belajar berjalan. Karena sentuhan langsung telapak kaki pada lantai/rumput akan membantu perkembangan motorik kasarnya.
  • Jangan pernah bosan menyemangati anak dengan terus memanggil namanya untuk menstimulasinya agar terus melangkah, dan yang terpenting, berapapun langkah yang dia capai jangan lupa untuk selalu memberikan apresiasi. 
Stimulasi tumbuh kembang anak bisa dilakukan setiap hari dirumah ataupun diluar rumah untuk terus membangun kepercayaan diri anak agar cepat bisa berjalan. Dalam hal ini tentunya kita juga harus memperhatikan kenyamanan anak. Perhatikan bahasa tubuh mereka, jika mereka terlihat sudah lelah, jangan dipaksakan dan pastikan anak dalam kondisi yang fit, tidak merasa lapar ataupun mengantuk. Gunakan pakaian yang nyaman, dingin dan menyerap keringat. Perhatikan juga popok yang digunakan, lebih baik untuk menggunakan popok yang berbentuk celana karena lebih praktis dan tidak mudah bergeser dikala anak aktif bergerak.




Bicara soal popok, tentunya memang tidak mudah menemukan popok yang cocok untuk anak. Sering kali saya berganti-ganti merek dan model popok. Di fase ini ketika anak mulai aktif merangkak  dan berjalan, tentunya sangat praktis menggunakan popok berbentuk celana (pants) karena akan lebih mudah bagi kita untuk memakaikannya, dan juga lebih nyaman untuk anak karena tidak mudah bergeser. Disaat pencarian popok masih berlanjut, saya menemukan Pokana Pants, popok celana dengan teknologi dari Korea. Awalnya tertarik karena designnya yang lucu, tetapi setelah dicoba saya sangat puas! Walaupun cenderung tipis,Pokana Pants sangat cepat menyerap cairan sehingga permukaannya paling kering dibandingkan popok lain yang serupa.

Selain untuk pemakaian disaat anak aktif bergerak di siang hari, ternyata Pokana pants juga nyaman untuk malam hari. Daya serapnya yang bagus membuat popok tetap kering dan tidak mudah bocor, sehingga anak bisa tidur nyenyak di malam hari setelah aktif bergerak seharian.  Tentunya hal ini juga sangat memudahkan untuk kita karena tidak perlu lagi repot untuk menggantikan popok di tengah malam.

Demikian sedikit tips and trick dari saya untuk menstimulasi anak usia 1 tahun agak cepat bisa berjalan. Selamat mencoba  and have a wonderful time with your baby!

Author: Irna Nurul Fatimah (@Irnay)

1 comment

© Productive Mamas Blog