SLIDER

ELC BLOGGER GATHERING


Hari Selasa kemarin (16 Feb), saya menghadiri ELC Soiree di sebuah restauran bernama Gastromaquia, di daerah Ciniru. Acara kumpul-kumpul ini diadakan oleh ELC, sebagai perkenalan terhadap seri mainan Happy Land, dan bincang-bincang santai antara para ibu-ibu yang hadir. So happy to host ELC soiree with these gorgeous mamas! 

Happyland sendiri merupakan permainan yang melatih imajinasi, serta motorik anak. Variasi temanya yang menarik, mulai dari village set, race track, rocket, pirate ship sampai kasir-kasiran, memicu anak untuk bercerita dan mengembangkan keingintahuannya. Happyland ini sudah dapat dimainkan mulai dari usia anak 18 bulan.

Dalam acara gathering ini sendiri, lebih banyak diisi dengan diskusi akan cara bermain dengan anak yang baik, dan apa faktor-faktor yang dipakai para ibu saat memilih mainan. Diskusinya santai dan seru. Untuk Sissy Prescillia, faktor yang penting dalam memilih mainan adalah terbuat dari bahan yang aman, serta sesuai untuk usianya. Saya setuju sekali dengan Sissy. Untuk saya selain faktor tersebut, saya juga melihat interest anak. Either fokus dengan yang ia sukai, atau fokus mengembangkan sesuatu yang kurang ia sukai. Misalkan anak saya kurang tertarik dengan musik, dengan memberikan mainan-mainan seperti piano, gitar, dan drum, serta sering mendengarkan musik, dapat membangkitkan keingin tahuannya di area tersebut. Namun kita juga tetap harus support area yang jelas-jelas anak sangat fokus dan tertarik. Seperti Dio, senang sekali dengan yang bisa dibangun-bangun seperti lego, magnet, transportasi dan recently dinosaurus. Sehingga yang saya lakukan adalah kombinasi. Terus support yang ia sukai, tapi sesekali juga mengenalkan yang baru, yang diluar comfort zone anak.

Mbak Ui, founder dari Tiga Generasi, juga berbagi mengenai pentingnya menjadi 'teman main anak'. Yaitu tidak hanya membelikan mainan saja, namun kita sebagai orang tua harus menemani dan meluangkan waktu untuk berinteraksi dan mendukung curiosity di usia golden age anak. Dalam sehari, orang tua tidak diharuskan untuk seharian penuh bersama anak. Tentunya ada waktu dimana kita perlu mengerjakan pekerjaan rumah, bekerja, maupun me-time. Namun yang terpenting adalah kualitas dari waktu bersama anak. Percuma kita bermain selama 3 jam tapi hanya duduk di sebelahnya, namun kita lebih fokus untuk main hp, di laptop maupun nonton TV. Paling tidak dalam 1 hari kita harus meluangkan at least 20 menit bermain dengan anak tapi yang benar-benar fokus. Tanpa memegang hp, tanpa bekerja, ataupun ter-distract dengan hal-hal lain. Ajak anak bicara, bermain, dan jawab pertanyaan, serta keingintahuan mereka dapat terpenuhi. Apabila ada hari dimana kita sibuk sekali sampai tidak sempat bermain dengan anak, luangkan waktu extra di kemudian hari, ataupun saat weekend, sehingga kuantitasnya terpenuhi.
Menyenangkan sekali dapat berbagi sesama para ibu, yang diakhiri dengan sesi makan-makan dan bercerita mengenai anak masing-masing. Thank you ELC, and until next time mommies!

No comments

Post a Comment

© Productive Mamas Blog