SLIDER

WEEKEND (MALL) ESSENTIALS


Walaupun saya sudah pernah saya mention sebelumnya, bahwa bukan penggemar berat mall. Karena ramai, lalu sering kali kalau pulang dari tempat-tempat yang terlalu ramai anak suka mudah sakit. Tapi tidak dipungkiri kalau ingin segala macam aktivitas diselesaikan di satu tempat, mall adalah tujuan yang tepat. Karena tanpa haru pindah-pindah kita bisa ke ATM untuk transfer, ambil uang, ajak anak main, makan siang, ke toko buku, dan belanja mingguan. Nah ingin sharing saja tips dan yang biasa saya lakukan bersama keluarga di Mall. Memang sih orang Indonesia sudah biasa nge-mall.. Tapi yakinlah apabila tips dibawah dijalankan saat berpergian, pergi bersama anak akan lebih nyaman dan menyenangkan..

Ini dia tips random berpergian dengan toddler ke mall:
  • Datang jam 10 saat mall baru buka (yes you heard me right! Keluarga kami selalu datang ke mall di jam baru buka saat masih mudah cari parkir, dan mall pun relatif kosong baru dibersihkan).
  • Untuk anak dibawah 3 tahun, jangan lupa membawa stroller yang praktis dan ramping. 
  • Pilih mall yang memiliki playground (kalau ada yang gratis lebih baik)
  • Pilih mall dengan toko buku yang besar, setelah bosan main di playground, toko buku bisa jadi tempat eksplorasi seru sekalian menumbuhkan kecintaan anak pada membaca.
  • Bawa snack seperti kue atau buah, dan buku. 
  • Makan siang antara pukul 11-11.30 jadi belum ngantri.
  • Pulanglah saat orang mulai berdatangan alias jam 1an ya, therefore you have more time to rest for busy Monday. Selain itu arah pulang ke rumah juga belum terlalu macet.
  • Pack light.
Malas bangun pagi? Saya juga kok sebenarnya, tapi karena mikirnya nanti bisa pulang lebih cepat dan istirahat di rumah tanpa ketemu macet, saya jadi lebih semangat. Selain itu, saya pernah membaca buku motivational bahwa salah satu tips untuk menjadi orang sukses adalah "Start Your Day Well". 30 menit pertama saat kita bangun dapat menentukan sisa kita menjalankan hari. Tak terkecuali saat weekend.



Sekalian mau elaborate untuk point 'pack light'. Seringkali dapat pertanyaan dari teman-teman, lho kok sudah punya anak tapi tasnya makin kecil sih? Bukannya ibu-ibu bawaannya banyak? Stereotype-nya sih begitu tapi saya lebih senang bawa tas selempang mini kemana-mana agar tangannya bebas. Kalau tangannya tidak memegang apa-apa, jadi lebih mudah menggandeng dan menggendong anak, apabila tas kita terlalu besar akan merepotkan dan seringkali membuat sulit untuk mengangkat anak. So I'm going to share what's inside my bag!:
  • Kunci rumah yang menyatu dengan USB
  • Kartu debit, ID, dan cash yang dimasukan ke dalam kantong bagian dalam tas (Kalau ada dompet kecil, lebih baik dimasukan dompet agar rapi dan tidak tergesek, tapi terkadang menurut saya lebih praktis bawa sedikit)
  • Kartu nama saya selalu bawa beberapa, karena tidak pernah tau akan bertemu siapa nantinya
  • Lipstick
  • Kaca mata
  • Perfume kecil
  • Mobil-mobilan Dio (Wajib nih! Untuk menghibur Dio saat sedang menunggu makan)
  • Dettol Sensitive Wipes


Haha sedikit sekali ya? Ada kok hari-hari dimana saya membawa macam-macam juga, nanti coba saya share di post yang berbeda, tapi 80% saya berpergian ya bawaan saya hanya segitu-gitu aja. Karena sudah sengaja bawa tas anak model ransel yang muat lebih banyak. Kalau di backpack anak saya ada:
  • Kamera kecil
  • Baju ganti 2 pasang
  • Celana dalam 2
  • Bib
  • Peralatan makan
  • Snack
  • Minyak telon
  • Dettol Sensitive Wipes
Nah saat kemarin berpergian, ada teman tanya, kok bawanya Dettol bukan baby wipes?
  • Dettol sudah diuji untuk dapat melawan bakteri seperti coli (diarrhea), xerosis (body odour), aureus (pimples), pyogenes (sore throath), dan auruginosa (respiratory infection). Dettol ini tidak disarankan untuk anak dibawah 3 tahun, namun Dio hanya kurang sedikit dari 3 tahun dan saya coba bersihkan dengan tissue ini tidak ada allergic reaction jadi saya pikir tidak apa-apa. Tapi untuk mommies yang anaknya masih dibawah itu, tidak disarankan ya, tapi tetap penting untuk dipakai oleh ibunya!
  • Dengan tingkat perlindungan yang lebih tinggi, membuat saya merasa lebih aman juga. Selain tangan, saya pakai untuk membersihkan baby chair di restaurant, alat makan Dio, serta tangan saya dan Dio saat selesai bermain di playground.
  • Wanginya enak sekali dan lembut ditangan karena alcohol-free.
  • Karena tingkat perlindungan tinggi membuat saya lebih merasa aman dalam membersihkan baby chair, dan alat makan Dio yang sering kali jatuh ke lantai.
  • Selain tangan, bisa untuk membersihkan leher dan muka juga, walaupun bukan untuk membersihkan make-up.
Kenapa malah jadi share tentang tissue basah? Sharing is caring! Karena menurut saya ini salah satu essential dalam berpergian bersama toddler, dan penting untuk diketahui para ibu yang pasti maunya anak terlindungi dari kuman penyakit yang ada di tempat umum. Oiya wet wipes ini sudah bisa didapatkan di Hypermart, atau supermarket besar lainnya. 

Ada yang punya tips lagi untuk jalan ke mall bersama toddler? Feel free to share it below at the comment section!

No comments

Post a Comment

© Productive Mamas Blog