SLIDER

EDIBLE CLOUD DOUGH


Bisa dibilang Productive Mamas termasuk newbie dalam dunia blogging. Sehingga senang sekali bertemu teman seperti Mama Tara, yang bisa saya 'gerecoki' masalah blogging. Beberapa hari yang lalu saya bermain ke rumah Tara untuk bermain make-up, sekalian sensory playdate.

Saat mencari ide ingin bermain apa, saya teringat foto-foto liburan Snow yang senang sekali bermain pasir di pantai. Jadi kepikiran untuk membuatkan edible cloud dough yang texture-nya rada miriplah dengan pasir pantai, tentunya dengan warna yang lebih menggemaskan, dan tetap bisa dibentuk-bentuk.

Sebelumnya, saya sudah pernah membuat cloud dough di blog ini, tapi tidak edible karena memakai baby oil dan kapur. Nah, saat liburan kemarin Snow sering sekali memakan pasir, karena memang anak umur setahun masih dalam fase mouthing. Sehingga, sensory play kali ini, saya buatkan tekstur yang lebih aman apabila tidak sengaja sampai termakan.


Materials:
  • Tepung maizena
  • Pewarna makanan
  • Wadah plastik
  • Mainan plastik untuk bermain pasir (ember, sendok, cetakan)


Method: 
  1. Perbandingan antara tepung maizena dan pewarna adalah 2:1 menggunakan sendok makan
  2. Yang digunakan di gambar adalah 6:3, yaitu 6 sendok tepung maizena dan 3 sendok pewarna makanan
  3. Aduk sampai rata dan remas-remas menggunakan tangan
  4. Ulangi proses tersebut 3x sehingga mendapatkan 3 warna yang berbeda
  5. Voila! Mainkan!







Senang sekali melihat Snow main dengan semangat dan antusias. Ia main sendok-menyendok, tuang-menuang, serta meremas-remas tekstur cloud dough tersebut. Lucunya, Snow tidak berusaha untuk makan lho, padahal sudah sengaja dibuat yang edible. Malahan Dio yang sudah sering main terlihat agak kurang antusias, karena memang sudah agak mengantuk dan belum tidur siang. 

Kami bermain di sebelah kolam renang, Snow terlihat sempat ter-distract sebentar karena ingin bermain air. Akhirnya, adonan cloud dough tersebut ditambahkan air dan berubah menjad (my all time fave) oobleck. Awalnya Snow sempat agak ragu menyentuh oobleck tersebut karena terlihat lengket dan warnanya sudah tercampur aduk seperti lumpur. Tapi lama kelamaan ia terlihat antusias sekali bermain dengan tekstur basah-basah kering tersebut (untuk yang sudah pernah mencoba pasti mengerti maksud saya..hehe). Snow terlihat sangat fokus dan tidak mau berhenti karena masih keseruan aduk-aduk dan menumpahkan cairan oobleck. Sayangnya waktu sudah menjelang sore dan ia belum tidur, jadi dihentikan dulu bermainnya. 







Melihat Snow yang senang dan berbinar-binar, membuat saya makin semangat membuat kreasi sensory play lainnya! Until next time mama Tara and Snow!

Click here to read PM interview with Cinta Ruhama Amelz

3 comments

  1. Keren mba, mau ikutan bikin ah.. :)
    Oh ya, knp pakainy tepung meizena y mb? Bisa ga kl diganti tepung terigu?

    ReplyDelete

© Productive Mamas Blog