SLIDER

SENSORY PLAYDATE WITH BABYLOANIA (PART II)


Ini merupakan kelanjutan dari article "Watermelon Playdate with Babyloania". Setelah anak-anak selesai memakan semangka, kita lanjut ke aktivitas berikutnya yaitu bermain dengan slime dan puffy paint.

Membuat slime ini sangatlah mudah, hanya perlu mencampur tepung maizena dengan jumlah air separuh dari tepung maizena, setelah itu teteskan pewarna makanan. Teksturnya sangat menarik karena terlihat padat dan kering, tapi kalau dipegang berjatuhan terasa cair dan lembek. Kami orang dewasa saja senang sekali bermain ini, sangat unik dan therapeutic


Dio tahan berlama-lama bermain dengan slime ini. Alaia juga awalnya sangat curious, tapi saat dia lihat ada tray lain dengan isi air disebelahnya, ia lebih tertarik memainkan air. Sehingga dua anak ini fokus cukup lama dengan kegiatannya masing-masing, Alaia memeras sapu tangan di dalam ember air sambil kecipak kecipuk, lalu Dio fokus dengan slimenya. Sama-sama bermain sensory play, dengan cara yang berbeda.





Setelah berlumuran air dan slime, sebenarnya ada satu aktivitas lagi, yaitu membuat puffy paint. Namun anak-anak terlihat sudah lelah dan sudah lebih tertarik dengan mainan yang ada di rumah Alaia. Sehingga aktivitas puffy paint ini dibuat oleh para ibu. Puffy paint merupakan campuran dari shaving cream dan lem kertas dengan jumlah yang sama. Setelah itu campurkan dengan beberapa tetes pewarna makanan yang diinginkan, in this case kita pilih merah dan hijau karena masih dalam tema semangka. Cara mewarnai dengan puffy paint ini bisa menggunakan stik es krim, kuas ataupun tangan. Texture-nya jadi lucu dan menggembung, sehingga kalau dikeringkan akan menjadi timbul warnanya.



Such a fun playdate with Babyloania! Thank you for having us!

No comments

Post a Comment

© Productive Mamas Blog